Polri Kirim 17,5 Ton Beras untuk Korban Gempa Flores
LABUAN BAJO, Gerbangkaltim.com — Bantuan korban gempa Flores mulai disiapkan Polri untuk didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana di daratan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan logistik dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tersebut dikemas di Labuan Bajo sebelum dikirim melalui jalur laut menuju sejumlah wilayah terdampak.
Proses pengemasan berlangsung Senin (17/8/2026) sejak pukul 14.00 Wita di Gudang Bulog Labuan Bajo, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Pengemasan bantuan dikoordinasikan Pengelola PB/J Polri Madya TK III sekaligus Ketua LO Polda NTT Kombes Pol. Edwar Jacky Tofani Umbu Kaledi, S.I.K., M.M., bersama Kasubaghapus Baginvent Ropal Kompol Yogi Maulana, S.I.
Sejumlah personel Polwan Polres Manggarai Barat juga terlibat dalam proses tersebut. Mereka membantu menyiapkan paket bantuan di bawah koordinasi Kabag Ren Polres Manggarai Barat AKP Ratna Yuda Topang.
Setelah seluruh bantuan selesai dikemas, logistik dipindahkan dari gudang menuju Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo. Pengangkutan menggunakan dua unit dump truck dan satu kendaraan Dalmas roda enam.
Dari dermaga, bantuan kemudian dimuat ke dua kapal milik jajaran Polairud, yakni KM BIMA-7014 milik Polairud Mabes Polri dan KP Pulau Padar XXII-3018 milik Polairud Polda NTT.
Pemberangkatan bantuan direncanakan pada Selasa (18/8/2026) dari Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo menuju Dermaga Reo, Kabupaten Manggarai. Jalur tersebut dipilih karena dinilai menjadi salah satu akses yang relatif aman untuk menjangkau wilayah terdampak pascagempa.
Ribuan Paket Sembako Disiapkan
Bantuan yang disiapkan memiliki jumlah cukup besar. Polri menyiapkan 3.500 kantong beras Bulog berkapasitas lima liter, dengan total sekitar 17.500 kilogram atau 17,5 ton.
Selain beras, bantuan juga mencakup sekitar 3.500 liter minyak goreng, 3.500 paket sembako dan 500 mainan anak.
Setiap paket sembako berisi lima bungkus mi instan, satu botol kecap, satu kotak teh, satu kilogram gula pasir serta satu kotak biskuit. Seluruh bantuan akan didistribusikan secara bertahap kepada warga terdampak mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka.
Jumlah bantuan yang disalurkan ke setiap daerah akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan. Polri memastikan distribusi dilakukan secara bertahap agar bantuan dapat diterima warga yang membutuhkan.
Selain bantuan dari Kapolri, turut dikirim peralatan dapur dari Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K. Bantuan tersebut terdiri atas 10 lusin sendok makan, 10 panci, 10 wajan atau kuali, serta 10 centong sayur atau ikan.
Kakorpolairud Pastikan Bantuan Siap Dikirim
Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Kakorpolairud) Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan Ferry, S.I.K., M.H., turut memantau proses pemuatan logistik ke dua kapal pada Senin sekitar pukul 17.10 Wita.
Ia memastikan seluruh bantuan yang telah dikumpulkan dan dimuat ke kapal dalam kondisi siap untuk dikirim kepada masyarakat terdampak gempa.
“Polri memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores dapat segera didistribusikan. Kami terus melakukan monitoring dan memastikan seluruh bantuan yang telah dikumpulkan dan dimuat ke kapal dalam kondisi siap untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Firdaus.
Menurutnya, pengiriman bantuan merupakan bentuk kehadiran Polri dalam situasi tanggap darurat. Bantuan akan disalurkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing wilayah.
Koordinasi dengan jajaran kewilayahan dan pihak terkait juga terus dilakukan agar proses distribusi berjalan aman, lancar dan efektif.
Apabila terdapat tambahan bantuan, Polri akan melakukan pendataan dan menyesuaikan penyalurannya dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Bantuan yang diberangkatkan melalui KM BIMA-7014 dan KP Pulau Padar XXII-3018 selanjutnya akan menjangkau masyarakat terdampak di sejumlah wilayah daratan Pulau Flores, dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka.
Di tengah kondisi pascabencana, bantuan kebutuhan dasar menjadi bagian penting dalam mendukung masyarakat melewati masa tanggap darurat. Melalui distribusi logistik tersebut, Polri berupaya memastikan kehadiran negara dapat dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan.
Sumber: Divisi Humas Polri.
BACA JUGA
