karantina
Dalam rangka mendukung program Kementerian Pertanian Republik Indonesia yaitu Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks), serta mempersiapkan Kota Balikpapan sebagai gerbang Ibukota Negara Nusantara (IKN) Karantina Pertanian Balikpapan mengandeng Komisi IV DPR-RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Petani Calon Eksportir. Kamis (17/11/2022)

Komisi IV DPR RI Apresiasi Karantina Pertanian Balikpapan, Giatkan Ekspor Komoditas Asal Kaltim

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Dalam rangka mendukung program Kementerian Pertanian Republik Indonesia yaitu Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks), serta mempersiapkan Kota Balikpapan sebagai gerbang Ibukota Negara Nusantara (IKN) Karantina Pertanian Balikpapan mengandeng Komisi IV DPR-RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Petani Calon Eksportir.

Bimtek yang digelar pada senin, 14 november 2022 dilaksanakan di Hotel Zurich, Kota Balikpapan. Sebanyak 100 orang petani dan pelaku UMKM Kota Balikpapan turut hadir dan antusias mengikuti bimtek sampai selesai.

Akhmad Alfaraby bertindak selaku narasumber mengangkat tema “Peran Karantina Pertanian Balikpapan Dalam Rangka Mendukung Ekspor Komoditas Non Kelapa Sawit di Kalimantan Timur”. Alfaraby menyampaikan bahwa Kaltim, selain produk turunan dari kelapa sawit ada beberapa komoditas yang sangat potensial untuk di ekspor, yaitu buah nanas, lada, pisang dan pisang kepok. Akan tetapi, sebelum di ekspor harus dipastikan dulu kebutuhan masyarakat kita sudah terpenuhi, pungkasnya.

Selain Alfaraby, wakil ketua komisi IV DPR – RI G. Budisatrio Djiwandono juga ikut menjadi narasumber yang hadir secara daring dalam bimtek tersebut. Selain memberikan motivasi, semangat dan dorongan kepada semua peserta, Budi memberikan kesempatan kepada semua peserta yang hadir untuk memberikan pertanyaan dan masukan untuk memajukan pertanian di Kaltim. G. Budisatrio Djiwandono juga mengapresiasi kegiatan yang di adakan oleh Karantina Pertanian Balikpapan ini. Menurutnya bimtek ini dapat menambah pengetahuan baru bagi para petani dan pelaku UMKM khususnya tentang ekspor komoditas pertanian.

Semoga dengan adanya bimtek ini bisa menambah wawasan petani dan pelaku UMKM dalam menopang Kota Balikpapan sebagai pintu gerbang IKN Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *