Mendikdasmen Salurkan Revitalisasi untuk 123 Sekolah di Kaltim, Rahmad Mas’ud Tekankan Komitmen Pendidikan Berkualitas
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Sebanyak 4.000 siswa dan guru dari berbagai daerah di Kalimantan Timur mengikuti kegiatan Pagi Ceria Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti, di BSCC Dome Balikpapan, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang diikuti peserta dari Balikpapan, Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Samarinda, hingga Kecamatan Sepaku, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), itu diawali dengan senam bersama dan diakhiri dengan penyerahan bantuan revitalisasi sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan bantuan revitalisasi kepada 123 satuan pendidikan di wilayah Kalimantan Timur bagian selatan dan Kecamatan Sepaku. Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta, Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud, SE., ME., Wali Kota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Balikpapan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., menyampaikan, apresiasi atas kunjungan Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pendidikan di Kota Balikpapan.
Menurut Rahmad, pendidikan menjadi fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“
Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun SDM yang unggul dan berdaya saing,” kata Wali Kota Balikpapan.
Di hadapan Mendikdasmen, Rahmad Mas’ud memaparkan sejumlah program strategis yang telah dijalankan Pemerintah Kota Balikpapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya adalah penerapan program wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan pra-sekolah.
Program tersebut telah diperkuat melalui Peraturan Wali Kota sebagai upaya memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan sejak usia dini hingga jenjang menengah.
Rahmad Mas’ud juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat berupa bantuan sebesar Rp 100 juta untuk memperkuat pelaksanaan program wajib belajar pra-sekolah di Balikpapan.
Selain itu, Balikpapan juga memperoleh penghargaan tingkat nasional berkat kolaborasi antara pemerintah daerah dan sekolah swasta dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai lebih inklusif dan merata.
Pada kesempatan yang sama, Kemendikdasmen turut menyalurkan dukungan melalui program revitalisasi satuan pendidikan sebanyak 10 paket untuk Balikpapan. Bantuan digitalisasi pendidikan juga telah direalisasikan pada 2025 berupa 423 unit interactive flat panel, 423 laptop, dan 423 hard disk eksternal.
Rahmad Mas’ud menjelaskan, pemerintah kota terus mengalokasikan berbagai program prioritas guna mendukung peningkatan mutu pendidikan. Salah satunya melalui penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa PAUD, SD, dan SMP yang mencakup seragam nasional, pramuka, dan batik.
Sejak 2022 hingga 2026, Pemkot Balikpapan juga telah membangun enam SMP baru, satu SD baru, satu PAUD, serta melaksanakan 497 paket rehabilitasi sekolah.
Di sisi lain, kerja sama dengan sekolah swasta dalam penerimaan peserta didik baru yang mulai diterapkan pada 2025 akan kembali dilanjutkan pada tahun ajaran 2026.
Rahmad berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat untuk mendukung pemerataan akses pendidikan serta percepatan transformasi pembelajaran berbasis teknologi.
“Harapan kami, sinergi ini dapat mewujudkan standar pendidikan yang semakin berkualitas dan berkelas dunia di Kota Balikpapan,” ujarnya.
Usai menghadiri kegiatan Pagi Ceria di BSCC Dome, Mendikdasmen Abdul Mu’ti melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Balikpapan dengan meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 14 Balikpapan.
Selanjutnya, Abdul Mu’ti dijadwalkan melakukan penanaman mangrove bersama rombongan di SMA Negeri 8 Margomulyo, Balikpapan Barat, sebagai bagian dari agenda pendidikan dan pelestarian lingkungan. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).
BACA JUGA
