Operasi Aman Nusa I-2026 Digelar, Brimob Kaltim Siaga Antisipasi Konflik dan Demo
Gerbangkaltim.com, Balikpapan — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menunjukkan keseriusannya dalam menjaga stabilitas keamanan dengan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Nusa I-2026, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan M. Yasin Satbrimob Polda Kaltim dan dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim, dihadiri oleh seluruh pejabat utama serta jajaran personel.
Apel ini menjadi momen penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya konflik sosial yang dapat muncul sewaktu-waktu.
Sebanyak satu SSK (satuan setingkat kompi) dari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pasukan ini menjadi simbol kesiapan penuh Brimob dalam menghadapi situasi darurat serta menjaga kondusivitas wilayah.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andi Rifai, melalui Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Iwan Pamuji, menegaskan bahwa Operasi Aman Nusa I-2026 bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi penguatan respons cepat terhadap potensi konflik sosial.
“Operasi ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel agar mampu merespons secara cepat dan tepat setiap potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapan tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah personel, tetapi juga dari profesionalisme dan pendekatan yang digunakan di lapangan. Ia menekankan pentingnya mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Seluruh personel harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan tetap mengutamakan pendekatan yang humanis kepada masyarakat,” tambahnya.
Dalam konteks Kalimantan Timur yang kini menjadi wilayah strategis sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), stabilitas keamanan menjadi prioritas utama. Apel gelar pasukan ini menjadi langkah awal dalam memastikan setiap unsur pengamanan siap menghadapi dinamika yang berkembang.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyamakan persepsi seluruh personel terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing selama operasi berlangsung. Dengan koordinasi yang kuat, diharapkan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
Kompol Iwan menambahkan, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari tindakan represif, tetapi juga dari kemampuan aparat dalam membangun kepercayaan masyarakat.
“Harapannya, seluruh personel mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sehingga situasi tetap kondusif,” pungkasnya.
Melalui apel ini, Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir.
Sumber: Humas Polda Kaltim
BACA JUGA
