Panen 36 Kilogram Kangkung, Lapas Banjarmasin Perkuat Program Ketahanan Pangan

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Lapas Kelas IIA Banjarmasin kembali memanen hasil pertanian berupa kangkung di area pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1, Kamis (11/6).

Dari kegiatan panen tersebut, berhasil diperoleh hasil sebanyak 36 kilogram kangkung yang merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian dan dukungan terhadap program ketahanan pangan.

Kegiatan panen dilaksanakan oleh warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian bidang pertanian dengan pendampingan petugas. Kangkung yang dipanen merupakan hasil budidaya yang dirawat secara rutin oleh warga binaan melalui pemanfaatan lahan pertanian produktif di SAE 1.

Kasi Giatja Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Bagus Paras Etika, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian menjadi salah satu sarana pembinaan yang efektif dalam menumbuhkan keterampilan dan produktivitas warga binaan.

“Melalui kegiatan pertanian, warga binaan tidak hanya belajar teknik budidaya tanaman, tetapi juga dibiasakan untuk bekerja secara disiplin, bertanggung jawab, dan produktif. Hasil panen ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata,” ujar Bagus.

Salah seorang warga binaan, B, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan pertanian hingga masa panen tiba.

“Kami merasa bangga dapat ikut menanam, merawat, hingga memanen kangkung ini. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini juga mengajarkan kami pentingnya kesabaran, kerja keras, dan tanggung jawab dalam mencapai hasil yang baik,” ungkap B.

Secara terpisah, Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta program ketahanan pangan nasional.

“Kami terus mengoptimalkan berbagai potensi yang ada di Sarana Asimilasi dan Edukasi sebagai wadah pembinaan kemandirian warga binaan. Melalui kegiatan pertanian, kami berharap warga binaan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal produktif dan bernilai guna ketika kembali ke tengah masyarakat,” tegas Herriansyah.

Panen kangkung seberat 36 kilogram ini menjadi salah satu capaian positif dari program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan Lapas Kelas IIA Banjarmasin dalam mewujudkan warga binaan yang terampil, produktif, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.

Tinggalkan Komentar