241 CPNS Kodam VI/Mulawarman Resmi Sandang Status PNS

CPNS
Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan memimpin upacara pengambilan sumpah 241 Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pertahanan Unit Organisasi TNI AD Tahun 2026 di Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Sebanyak 241 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kodam VI/Mulawarman resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Pertahanan Unit Organisasi TNI Angkatan Darat setelah mengikuti upacara pengambilan sumpah yang berlangsung khidmat di Markas Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Selasa (28/7/2026).

Prosesi pengambilan sumpah dipimpin Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan, S.Sos., M.I.P., yang mewakili Pangdam VI/Mulawarman. Momentum tersebut menjadi tonggak awal pengabdian para aparatur sipil negara dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari Kementerian Pertahanan.

Upacara kali ini memiliki makna tersendiri karena dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan seluruh peserta, termasuk sebagian personel yang kini telah dialihkan untuk memperkuat jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai seiring pelaksanaan alih komando pengendalian (kodal).

Meski telah berada di bawah struktur organisasi yang berbeda, seluruh peserta tetap mengucapkan sumpah secara bersama sebagai simbol kesatuan dan loyalitas terhadap bangsa dan negara.

Dalam amanat Pangdam VI/Mulawarman yang dibacakan Kasdam, ditegaskan bahwa perubahan status dari CPNS menjadi PNS bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi kepegawaian. Lebih dari itu, sumpah yang diucapkan merupakan komitmen moral untuk setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Sumpah yang Saudara ikrarkan adalah sama, yaitu sumpah setia kepada bangsa dan negara. Di mana pun berdinas, ingatlah bahwa kalian adalah bagian utuh dari keluarga besar Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Darat,” ujar Kasdam membacakan amanat Pangdam.

Sebagai bekal dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara, Pangdam VI/Mulawarman juga menyampaikan lima pedoman utama yang harus dijadikan pegangan oleh seluruh PNS yang baru dilantik.

Pertama, meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai landasan moral dalam bekerja secara jujur dan tulus. Kedua, menjaga loyalitas serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan.

Selanjutnya, para PNS diminta terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Mereka juga dituntut bekerja secara disiplin, responsif, tertib administrasi, serta mampu bertindak cepat, tepat, dan akurat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pedoman terakhir adalah menjadi teladan yang baik, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Selain memberikan arahan kepada para PNS baru, Kasdam juga mengingatkan para komandan dan kepala satuan agar terus melakukan pembinaan terhadap pegawai di lingkungan kerjanya. Pembinaan tersebut meliputi pemberian arahan, peningkatan kompetensi, hingga menciptakan suasana kerja yang profesional sehingga setiap aparatur mampu memberikan kinerja terbaik.

Menutup amanat Pangdam, Kasdam mengajak seluruh PNS yang baru dilantik untuk menjadikan integritas, profesionalisme, dan semangat melayani sebagai prinsip utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

“Bekerjalah dengan hati, berkaryalah dengan prestasi, dan jadilah PNS yang BerAKHLAK serta berintegritas tinggi untuk memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” tutupnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal lahirnya aparatur sipil negara yang profesional, adaptif, dan mampu mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.

Sumber: Pendam VI Mulawarman

Tinggalkan Komentar