Pemkot Balikpapan Dukung Rumah Singgah SEHATI, Ringankan Beban Pasien Kanker dari Luar Daerah

Pemkot Balikpapan
Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr Ir Bagus Susetyo, MM., saat meresmikan rumah singgah Rumah Singgah SEHATI yang diperuntukkan bagi pasien kanker dari luar daerah yang menjalani pengobatan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Jum'at (5/6/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyatakan dukungan penuh terhadap kehadiran Rumah Singgah SEHATI yang diperuntukkan bagi pasien kanker dari luar daerah yang menjalani pengobatan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi solusi bagi pasien yang selama ini menghadapi kendala biaya tempat tinggal selama menjalani terapi dan perawatan jangka panjang.

Rumah Singgah SEHATI yang berlokasi di Jalan Tumiritis RT 42, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, menyediakan tempat tinggal sementara secara gratis bagi pasien peserta BPJS Kesehatan kelas 3 yang mendapatkan rujukan pengobatan di Balikpapan. Setiap pasien juga dapat didampingi oleh satu orang anggota keluarga tanpa dikenakan biaya.

Peresmian rumah singgah tersebut dilakukan oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr Ir Bagus Susetyo, MM., yang menilai keberadaan fasilitas itu sebagai bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masalah kesehatan serius.

“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, kami menyampaikan apresiasi atas kehadiran Rumah SEHATI. Ini menjadi wujud bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menghadirkan ruang-ruang sosial yang memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Bagus saat peresmian, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, rumah singgah tersebut memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Balikpapan.

Ia menegaskan pemerintah daerah menyambut baik berbagai inisiatif masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya kelompok yang membutuhkan dukungan selama menjalani pengobatan.

“Kehadiran rumah singgah ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat, komunitas, dan pemerintah dapat menghadirkan solusi nyata bagi persoalan sosial. Kami tentu mendukung langkah-langkah seperti ini agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Rumah Singgah SEHATI digagas oleh pasangan Soeny Yoewono Koesbandi dan Florentina Srianti. Inisiatif tersebut lahir dari pengalaman pribadi Florentina sebagai penyintas kanker yang memahami beratnya perjuangan pasien dalam menjalani pengobatan, baik dari sisi fisik, mental, maupun finansial.

Florentina menjelaskan bahwa banyak pasien kanker dari luar Balikpapan harus menjalani pengobatan selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Kondisi tersebut sering kali menimbulkan beban ekonomi yang besar akibat biaya akomodasi yang harus ditanggung selama berada di kota tujuan pengobatan.

Selain menyediakan tempat tinggal sementara, Rumah Singgah SEHATI juga akan menjadi ruang pendampingan dan penguatan psikologis bagi para pasien. Berbagai kegiatan seperti edukasi kesehatan, sosialisasi dari tenaga medis, hingga aktivitas kebersamaan antar pasien akan rutin dilaksanakan untuk membantu menjaga semangat mereka selama menjalani terapi.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap rumah singgah ini dapat dikelola secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan pendukung kesehatan bagi masyarakat. Kehadiran Rumah Singgah SEHATI dinilai tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi ruang harapan bagi para pejuang kanker untuk terus melanjutkan pengobatan dengan lebih tenang dan optimistis.

“Marilah kita jadikan momentum peresmian ini sebagai semangat bersama untuk terus memperkuat kolaborasi dan kepedulian sosial, serta membangun Kota Balikpapan yang semakin nyaman, inklusif, dan berkelanjutan,” tutur Bagus. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar