Pertamina Patra Niaga Kalimantan Borong Penghargaan Global Lewat Program Pemberdayaan dan Lingkungan
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan meraih sejumlah penghargaan internasional dalam ajang 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand, berkat berbagai program pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan yang dijalankan di wilayah operasionalnya.
Penghargaan tersebut diberikan atas implementasi program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang dinilai berhasil menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun mengatakan, seluruh program TJSL perusahaan dirancang tidak hanya untuk memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat melalui pendekatan kolaboratif berbasis potensi lokal.
“Program-program TJSL yang dijalankan tidak hanya berfokus pada bantuan jangka pendek, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat, penguatan kapasitas komunitas, serta menghadirkan solusi berkelanjutan terhadap tantangan sosial dan lingkungan di wilayah operasional perusahaan,” ujar Edi dalam keterangannya, Kamis (29/5/2026).
Salah satu program unggulan yang mendapat apresiasi ialah PASAR TERAS BERSAMA di Integrated Terminal (IT) Banjarmasin. Program tersebut memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan sampah organik, budidaya lele, edukasi kesehatan, hingga penguatan kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas.
Sementara itu, IT Pontianak menjalankan transformasi Posyandu Aster melalui layanan kesehatan digital terintegrasi berbasis pemberdayaan perempuan yang menjangkau berbagai kelompok masyarakat.
Di Fuel Terminal (FT) Tarakan, Pertamina mengembangkan program BLACKGOLD yang mengusung konsep ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah organik, budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), serta penguatan ketahanan pangan masyarakat.
Program serupa juga dijalankan Aviation Fuel Terminal (AFT) Supadio melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi, pemberdayaan perempuan, hingga pengelolaan lahan gambut berkelanjutan.
Pada sektor pendidikan dan lingkungan, AFT Syamsudin Noor menghadirkan program Eco Green School yang mendorong pemanfaatan energi ramah lingkungan sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan di sekolah.
Adapun AFT Sepinggan menjalankan program TALISERA yang berfokus pada pengelolaan limbah organik rumah tangga berbasis ekonomi sirkular untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Dalam ajang penghargaan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan meraih Gold Award kategori Product Excellence untuk AFT Supadio dan Best Community Program untuk IT Banjarmasin.
Selain itu, perusahaan juga memperoleh Silver Award pada kategori Empowerment of Women oleh AFT Supadio serta Best Community Program oleh AFT Supadio, AFT Syamsudin Noor, AFT Sepinggan, dan FT Tarakan.
Sementara itu, Bronze Award diraih pada kategori Best Environmental Excellence oleh AFT Supadio dan kategori Empowerment of Women oleh IT Pontianak.
Edi mengatakan, penghargaan internasional tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan program sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, komunitas, hingga para perwira Pertamina yang terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang berdampak positif dan berkelanjutan,” kata Edi.
Menurut dia, berbagai program TJSL yang dijalankan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam aspek pengentasan kemiskinan, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim, serta pembangunan komunitas yang tangguh dan berkelanjutan.
BACA JUGA
