PLN Ajak Pelajar Balikpapan Jadi Pelopor Keselamatan Listrik

PLN UID Kaltimra
PLN UID Kaltimra memberikan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada pelajar SMA IT Istiqamah Balikpapan melalui program “Bijak Pakai Listrik, Keselamatan untuk Semua”.

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Keselamatan ketenagalistrikan mulai dikenalkan PLN UID Kaltimra kepada pelajar sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan menggunakan listrik secara aman sejak dini. Edukasi bertajuk “Bijak Pakai Listrik, Keselamatan untuk Semua” digelar di SMA IT Istiqamah Balikpapan pada Kamis, 28 Agustus 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) tersebut mengajak para siswa memahami penggunaan listrik secara aman, bijak, efisien, dan bertanggung jawab.

Tidak hanya membahas cara menggunakan peralatan listrik, materi yang diberikan juga memperkenalkan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL). Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya menggunakan tenaga listrik secara tertib dan sesuai ketentuan.

Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui pemaparan dan kuis. Para siswa diajak mengikuti perjalanan energi listrik, mulai dari proses pembangkitan hingga listrik diterima pelanggan.

Dalam sesi tersebut, pelajar juga diperkenalkan dengan berbagai potensi bahaya kelistrikan yang dapat ditemui dalam aktivitas sehari-hari. Mereka mendapatkan pemahaman mengenai langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat penggunaan listrik yang tidak tepat.

Kepala SMA IT Istiqamah Balikpapan Indriani, S.Pd., menyambut positif edukasi yang diberikan PLN. Menurutnya, pengetahuan mengenai keamanan listrik penting ditanamkan sejak usia sekolah karena listrik sudah menjadi bagian dari hampir seluruh aktivitas masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan wawasan yang sangat bermanfaat mengenai keamanan dan keselamatan ketenagalistrikan. Kami berharap pengetahuan tersebut tidak hanya menjadi tambahan ilmu, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta dibagikan kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitar,” ujar Indriani.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satunya Amira, pelajar SMA IT Istiqamah Balikpapan, yang mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai bagaimana listrik disalurkan hingga dapat digunakan masyarakat.

“Saya jadi mengetahui bagaimana listrik disalurkan hingga sampai ke rumah, cara menggunakan listrik dengan aman, serta bagaimana kita bisa lebih bijak menggunakan energi. Materinya juga disampaikan secara interaktif sehingga lebih mudah dipahami,” kata Amira.

Ia mengatakan, edukasi tersebut membuatnya terdorong menerapkan kebiasaan sederhana di rumah, seperti mematikan lampu ketika tidak digunakan, memakai perangkat elektronik sesuai kebutuhan, dan menggunakan pendingin ruangan secara lebih efisien.

Amira juga berencana membagikan pengetahuan yang diperolehnya kepada keluarga dan teman. Langkah tersebut dinilai dapat membantu memperluas pesan keselamatan listrik di luar lingkungan sekolah.

General Manager PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli mengatakan, pelibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan ketenagalistrikan di masyarakat.

“Keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, PLN tidak hanya berfokus pada keandalan penyediaan listrik, tetapi juga terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan listrik yang aman dan bertanggung jawab,” ujar Chaliq.

Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis untuk ikut menyebarkan pemahaman mengenai penggunaan listrik yang benar kepada orang-orang di sekitarnya.

Chaliq menekankan bahwa budaya keselamatan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Masyarakat diingatkan menggunakan peralatan listrik sesuai standar, tidak melakukan perubahan maupun perbaikan instalasi secara sembarangan, serta menggunakan energi sesuai kebutuhan.

“Mulai dari menggunakan peralatan listrik sesuai standar, tidak melakukan perubahan atau perbaikan instalasi listrik secara sembarangan, hingga menggunakan listrik sesuai kebutuhan. Kebiasaan-kebiasaan tersebut penting untuk terus ditanamkan sejak dini,” jelasnya.

Melalui program “Bijak Pakai Listrik, Keselamatan untuk Semua”, PLN UID Kaltimra berharap edukasi tidak berhenti sebagai pengetahuan di ruang kelas. Para pelajar diharapkan dapat menjadi pelopor yang menerapkan sekaligus menyebarkan budaya keselamatan listrik di rumah, sekolah, dan lingkungan pergaulan.

Bagi PLN, membangun kesadaran ketenagalistrikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan penggunaan energi yang aman dan bertanggung jawab. Dari kebiasaan kecil para pelajar, pesan keselamatan diharapkan dapat diteruskan hingga ke keluarga dan masyarakat luas.

Sumber: Siaran Pers PLN UID Kaltimra

Tinggalkan Komentar