Polda Kaltim Gelar Tes Akademik CAT Bintara Polri 2026, Seleksi Dikawal Ketat dengan Prinsip BETAH
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Polda Kalimantan Timur kembali melanjutkan tahapan seleksi penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dengan menggelar Computer Assisted Test (CAT) Akademik bagi calon Bintara Polri. Pelaksanaan tes yang berlangsung pada Rabu (13/05/2026) tersebut digelar secara transparan dan diawasi ketat untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif serta profesional.
Tes pengetahuan umum tersebut dilaksanakan di tiga lokasi berbeda di Kota Balikpapan, yakni SMKN 4 Balikpapan, SMAN 8 Balikpapan, dan SMPN 1 Balikpapan. Seluruh rangkaian kegiatan turut dipantau oleh pengawas internal maupun eksternal guna menjamin pelaksanaan seleksi sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam tiga gelombang. Pada gelombang pertama yang dimulai pukul 09.00 Wita, sebanyak 218 peserta mengikuti tes dengan rincian 182 peserta pria dan 36 peserta wanita. Seluruh peserta pada sesi pertama dinyatakan hadir lengkap.
Sementara itu, pada gelombang kedua pukul 11.00 Wita, tercatat sebanyak 227 peserta mengikuti ujian dari total 228 peserta yang terdaftar. Satu peserta pria dilaporkan mengundurkan diri sebelum pelaksanaan tes berlangsung.
Adapun pada gelombang ketiga yang dimulai pukul 12.00 Wita, sebanyak 228 peserta kembali mengikuti tes akademik dengan rincian 194 pria dan 34 wanita, serta seluruh peserta hadir lengkap.
Dalam pelaksanaan CAT Akademik tersebut, panitia mencatat nilai tertinggi yang berhasil diraih peserta mencapai angka 96, sedangkan nilai terendah berada di angka 28.
Kabid Humas Polda Kaltim, Yuliyanto, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan Bintara Polri dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Menurutnya, penerapan sistem Computer Assisted Test bertujuan untuk meminimalisir potensi kecurangan sekaligus meningkatkan transparansi hasil ujian. Dengan sistem tersebut, peserta dapat langsung mengetahui hasil nilai yang diperoleh setelah tes selesai dilaksanakan.
“Kami memastikan seluruh proses seleksi berjalan objektif, profesional, dan transparan. Setiap tahapan diawasi secara ketat agar seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama dan adil,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan pengawas eksternal menjadi bagian penting dalam menjaga integritas proses seleksi penerimaan anggota Polri di lingkungan Polda Kaltim.
Polda Kaltim berharap pelaksanaan seleksi yang terbuka dan akuntabel ini dapat menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, serta memiliki kompetensi yang baik untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Selain itu, penerapan prinsip BETAH dalam proses rekrutmen juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam menciptakan sistem seleksi yang bersih dan dipercaya masyarakat.
Pelaksanaan tes akademik berlangsung tertib dan lancar dengan tetap menerapkan pengawasan ketat di setiap ruang ujian. Para peserta tampak serius mengikuti seluruh tahapan tes sebagai bagian dari perjuangan mereka menjadi anggota Polri.
Dengan berlanjutnya tahapan seleksi ini, Polda Kaltim optimistis mampu menjaring calon personel Polri yang profesional, modern, dan siap menghadapi tantangan tugas kepolisian di masa mendatang.
Sumber: Humas Polda Kaltim
BACA JUGA
