Polresta Balikpapan Gandeng Pemkot dan APINDO Buka Peluang Kerja
BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Polresta Balikpapan gandeng Pemkot dan APINDO buka peluang kerja bagi warga melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) strategis dalam rangka mendukung program “Polisi Peduli Pengangguran” di Balikpapan, Kamis (5/11/2026). Kolaborasi lintas sektoral ini digagas sebagai wujud nyata implementasi Program Kerja 100 Hari Kapolri Jenderal Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., yang dijabarkan secara taktis di tingkat kewilayahan.
Kerja sama ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan spesifik dunia usaha dan kualifikasi kompetensi para pencari kerja lokal. Ruang lingkup sinergi mencakup penyediaan informasi lowongan kerja, peningkatan keterampilan vokasi, sertifikasi keahlian, hingga fasilitasi penempatan tenaga kerja secara terukur.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa persoalan pengangguran memiliki korelasi langsung dengan dinamika sosial serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.
“Polri tidak bisa berdiri sendiri. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Ketenagakerjaan serta APINDO sebagai representasi dunia usaha. Kita harus bergerak bersama untuk menekan angka pengangguran dan membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat lokal,” ungkap Kombes Pol. Jerrold Hendra Yosef Kumontoy.
Dalam skema kolaborasi tersebut, Pemkot Balikpapan melalui Disnaker bertanggung jawab penuh pada aspek penyiapan SDM, mulai dari pendataan, pelatihan keterampilan, hingga penerbitan sertifikasi kompetensi. Sementara itu, APINDO berperan sebagai penghubung utama dengan sektor swasta untuk membuka akses lowongan kerja dan melibatkan perusahaan dalam proses rekrutmen. Adapun Polresta Balikpapan mengawal stabilitas Kamtibmas serta mendukung kemudahan administrasi pendukung seperti layanan digital pembuatan SKCK.
Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka di Balikpapan saat ini telah berhasil ditekan hingga kisaran 5 persen. Meski menunjukkan tren positif, ekspansi kesempatan kerja dinilai tetap krusial untuk memastikan kesejahteraan ekonomi masyarakat serta menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif di gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sumber: Humas Polresta Balikpapan
BACA JUGA
