Polri Apresiasi Pengelolaan Wisata Ragunan, Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Pengunjung Saat Libur Lebaran 2026

wisata Ragunan 2026
Petugas kepolisian bersama pengelola memantau aktivitas pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran 2026.

Gerbangkaltim.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberikan apresiasi terhadap pengelolaan kawasan Taman Margasatwa Ragunan yang dinilai mampu menghadirkan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. Penilaian tersebut disampaikan langsung oleh Tjahyono Saputro saat melakukan peninjauan lapangan pada Minggu (22/3/2026).

Dalam kunjungannya, Tjahyono tidak hanya melakukan pengecekan situasi keamanan, tetapi juga berdialog dengan para pengunjung untuk memastikan pelayanan dan fasilitas berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di lokasi wisata merupakan bagian dari komitmen dalam menjamin keamanan masyarakat selama momentum libur panjang.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati liburan Lebaran dengan rasa aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami mengimbau pengunjung agar tetap mematuhi aturan yang berlaku serta mengutamakan keselamatan selama berada di area wisata,” ujarnya.

Lonjakan jumlah wisatawan selama libur Idulfitri menjadi perhatian serius. Hingga pukul 12.00 WIB, jumlah pengunjung di Ragunan tercatat mencapai lebih dari 43 ribu orang. Sementara itu, kendaraan yang masuk didominasi sepeda motor dan mobil pribadi, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berwisata bersama keluarga.

Meski terjadi peningkatan jumlah pengunjung, situasi di lapangan tetap terpantau kondusif. Tidak ditemukan insiden menonjol, termasuk laporan anak hilang maupun gangguan keamanan lainnya. Hal ini dinilai sebagai hasil dari kesiapan pengelola dalam mengatur arus pengunjung serta dukungan pengamanan dari aparat.

Tjahyono juga memberikan penghargaan terhadap inovasi pengelola Ragunan dalam mengatur kapasitas pengunjung melalui sistem indikator kepadatan, seperti kategori hijau, kuning, hingga merah. Sistem ini dinilai efektif dalam mengantisipasi penumpukan massa dan menjaga kenyamanan pengunjung.

Selain itu, fasilitas umum yang memadai, termasuk akses bagi penyandang disabilitas, turut menjadi poin penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang inklusif. Polri pun mengingatkan agar orang tua selalu mengawasi anak-anaknya, terutama di area yang memiliki potensi risiko.

Salah satu pengunjung, Iqbal (20), mengaku merasa nyaman selama berada di lokasi. Ia menilai pengelolaan yang rapi serta kehadiran petugas memberikan rasa aman bagi wisatawan.

Polri menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pengelola, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga situasi tetap kondusif selama masa libur Lebaran berlangsung.


Sumber: Humas Polri – Satgas Operasi Ketupat 2026

Tinggalkan Komentar