Polsek Balikpapan Timur Sulap Lahan Tanam 500 Cabai
BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Ketahanan pangan Balikpapan mendapat dorongan nyata dari jajaran Kepolisian Sektor Balikpapan Timur. Dalam rangka mendukung program 100 hari kerja Kapolri serta memperkuat ketahanan pangan nasional, Polsek Balikpapan Timur menyulap lahan pekarangan kosong di sekitar markas menjadi area industrial farming yang produktif.
Masa tanam perdana diawali secara resmi oleh Kapolsek Balikpapan Timur, AKP Much Cusen, S.H., M.H., dengan menanam sebanyak 500 bibit cabai. Langkah strategis ini menjadi wujud kepedulian kepolisian terhadap stabilitas kebutuhan pokok masyarakat lokal, sekaligus mendukung program Polisi Bersama Masyarakat yang dicanangkan oleh Presiden RI dan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP Much Cusen menjelaskan bahwa pemilihan komoditas cabai dilakukan secara terukur. Menurutnya, cabai merupakan salah satu komoditas pangan utama yang kerap memicu inflasi daerah dan sangat dibutuhkan dalam konsumsi harian masyarakat. Memasuki masa pancaroba menuju musim hujan, tanaman cabai dinilai memiliki daya tahan yang baik jika dikelola secara tepat.
“Lahan Polsek yang sebelumnya kosong kini kami sulap menjadi lahan produktif. Hari ini kita mulai menanam 500 bibit cabai. Hasil panennya kelak akan dibagikan kepada masyarakat sekitar serta anggota, sekaligus menjadi wahana edukasi bagi warga binaan kami. Polisi tidak hanya bertugas menjaga Kamtibmas, tetapi juga wajib peduli terhadap ketahanan pangan warga,” tegas AKP Much Cusen.
Selain penanaman cabai, jajaran Polsek Balikpapan Timur juga telah menyiapkan area khusus untuk tanaman pendamping seperti tomat dan instalasi sayuran hidroponik. Melalui konsep industrial farming dan urban farming ini, Polresta Balikpapan berharap langkah percontohan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing.
Memasuki pergantian musim menuju penghujan, jajaran kepolisian berharap sektor pertanian lokal kembali bergeliat setelah terdampak musim kemarau. Semangat pantang menyerah dalam memanfaatkan lahan produktif diharapkan dapat terus menjaga stabilitas pasokan pangan di Kota Balikpapan.
Sumber: Humas Polresta Balikpapan
BACA JUGA
