Polsek Waru Gandeng ASPI, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Disulap Jadi Sumber Ekonomi Warga

pengelolaan sampah Waru PPU
Kapolsek Waru bersama warga meninjau proses pengolahan sampah di Bank Sampah Mekar Bersama yang mengubah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi.

Gerbangkaltim.com, Penajam – Inisiatif pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat terus diperkuat oleh jajaran Polres Penajam Paser Utara melalui Polsek Waru. Bersama Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (ASPI), aparat kepolisian mendorong pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomis dalam rangka mendukung Program Asri Polri.

Kegiatan tersebut berlangsung di Bank Sampah Kelompok Mekar Bersama, RT 028, Kelurahan Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (28/4/2026). Dalam kesempatan itu, jajaran Polsek Waru melakukan koordinasi sekaligus peninjauan langsung terhadap proses pengolahan sampah yang telah dikelola secara produktif oleh masyarakat.

Kapolres Penajam Paser Utara, Andreas Alek Danantara, melalui Kapolsek Waru Lilik Sulistiya, menegaskan bahwa sinergi ini merupakan bentuk konkret dukungan Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru. Kami ingin masyarakat melihat sampah sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bernilai,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolsek Waru menyaksikan langsung proses pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos yang berasal dari sisa makanan, dedaunan, dan limbah rumah tangga lainnya. Selain itu, sampah non-organik juga dimanfaatkan menjadi berbagai kerajinan tangan seperti tas, hiasan, dan produk kreatif lainnya yang memiliki nilai jual di pasaran.

Ketua Bank Sampah Mekar Bersama, Sunanik, menjelaskan bahwa kelompoknya telah berhasil mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang produktif. Bahkan, hasil kegiatan tersebut telah mendapat apresiasi dari instansi terkait di daerah.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah agar dapat memberikan manfaat ekonomi. Harapannya, semakin banyak warga yang terlibat,” ungkapnya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kegiatan ini juga membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan warga.

Melalui kolaborasi antara Polri dan komunitas pengelola sampah, pendekatan berbasis pemberdayaan ini dinilai efektif dalam menjawab dua tantangan sekaligus, yakni persoalan lingkungan dan ekonomi masyarakat.

Sumber: Humas Polres Penajam Paser Utara

Tinggalkan Komentar