Rahmad Mas’ud Rotasi 17 Pejabat Pemkot Balikpapan, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pemimpin
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Wali Kota Balikpapan Dr H. Rahmad Mas’ud, SE., ME., melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan merotasi 17 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.
Pelantikan berlangsung di Aula Pemerintah Kota Balikpapan, Senin (26/10/2026), sekitar pukul 14.15 Wita.
Rotasi tersebut menyasar sejumlah jabatan strategis, mulai dari kepala dinas, kepala badan, sekretaris perangkat daerah, hingga pejabat administrator dan kepala bidang.
Sejumlah nama yang mendapat posisi baru antara lain Hasbullah Helmi sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Ir. Andi Muhammad Yusri Ramli sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Adwar Skenda Putra sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
Selain itu, Irfan Taufik dipercaya sebagai Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD), Rafiuddin sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang), serta Murni sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim).
Rahmad Mas’ud mengatakan, rotasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Ia berharap para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi dan meningkatkan kinerja di lingkungan kerja masing-masing.
“Ini penyegaran saja, karena mereka sudah berhasil di bidangnya masing-masing. Harapannya, di tempat baru mereka bisa lebih baik lagi dalam menjalankan program-program pemerintah,” ujar Rahmad Mas’ud.
Menurut dia, pengalaman dan rekam jejak para pejabat menjadi salah satu bekal dalam menjalankan tanggung jawab baru. Penempatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program pemerintah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rahmad Mas’ud juga meminta para pejabat yang baru dilantik tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja baru.
Ia menekankan agar perubahan posisi tersebut tidak sekadar menjadi pergantian jabatan, tetapi harus diikuti peningkatan kinerja dan pencapaian program pada masing-masing organisasi perangkat daerah.
Daftar 17 pejabat yang dilantik
Berikut daftar pejabat yang mendapat penugasan baru:
Dr. H. Zulkifli, M.Si. — Sekretaris Dewan Sekretariat DPRD Kota Balikpapan.
Drs. Sudirman Djayaleksana, M.M. — Asisten Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah.
Agus Budi Prasetyo, S.I.P., M.T. — Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.
Ery Anshariansyah, S.STP., M.AP. — Staf Ahli Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah.
Hasbullah Helmi, A.P., M.Si. — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Ir. Andi Muhammad Yusri Ramli, S.T., M.T. — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Irfan Taufik, S.Ag., M.Si. — Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Adwar Skenda Putra, S.Sos., M.M. — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Rafiuddin, S.T., M.T. — Kepala Bappeda Litbang.
Murni, S.T., M.AP. — Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman.
Abdul Majid, S.Sos., M.M. — Sekretaris Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang.
Hari Kuntoro, S.IP., M.Si. — Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan.
Mustamin, S.E. — Inspektur Pembantu I Inspektorat Kota Balikpapan.
M. Noh Han, S.Pd. — Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Rosin Suparlan, S.STP. — Sekretaris Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Jain Supriyanto, S.T., M.M. — Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum.
Farida, S.T., M.T. — Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum.
Rotasi ini menjadi bagian dari penataan birokrasi Pemkot Balikpapan yang sebelumnya juga telah dilakukan secara bertahap sepanjang 2026. Pada April lalu, Rahmad menyebut masih ada sejumlah jabatan strategis yang perlu diisi dan menegaskan pengisian jabatan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi.
Dalam kesempatan lain, Rahmad Musud juga menegaskan, mutasi dan rotasi tidak semata-mata berkaitan dengan pergantian posisi, tetapi diarahkan untuk mempercepat kinerja organisasi.
“Mutasi, rotasi, maupun promosi jabatan bukan proses formalitas. Ini bagian dari akselerasi kinerja organisasi,” katanya.
Dengan perubahan tersebut, para pejabat baru diharapkan mampu menjalankan program prioritas Pemkot Balikpapan secara lebih efektif, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik dan mendukung agenda pembangunan kota yang semakin strategis sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).
BACA JUGA
