Ratusan Peserta Seleksi Bintara Polri 2026 Polda Kaltim Ikuti Ujian CAT Akademik PMK di Balikpapan

seleksi Bintara
Ratusan peserta mengikuti Computer Assisted Test (CAT) Akademik Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) dalam rangka seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar Polda Kaltim di Balikpapan.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Sebanyak 673 peserta mengikuti tahapan Computer Assisted Test (CAT) Akademik Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) dalam proses seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar Polda Kalimantan Timur, Sabtu (23/5/2026).

Pelaksanaan ujian berlangsung di tiga lokasi berbeda di Kota Balikpapan, yakni SMKN 4 Balikpapan, SMAN 8 Balikpapan, dan SMPN 1 Balikpapan. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penjaringan calon anggota Polri yang memiliki kualitas akademik, integritas, serta kesiapan mental dan kepribadian yang baik.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menjelaskan bahwa jumlah peserta yang mengikuti seleksi CAT Akademik PMK tahun ini terdiri dari 576 peserta pria dan 97 peserta wanita.

“Seluruh peserta mengikuti ujian menggunakan sistem Computer Assisted Test atau CAT yang dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan sistem CAT bertujuan untuk menjamin proses seleksi berlangsung secara terbuka dan profesional tanpa adanya praktik kecurangan. Seluruh hasil ujian juga dapat langsung diketahui peserta setelah menyelesaikan tes.

Untuk menjaga kelancaran proses seleksi, panitia membagi peserta ke dalam tiga gelombang pelaksanaan ujian. Pembagian tersebut dilakukan agar tahapan ujian berjalan tertib dan memberikan kenyamanan bagi peserta selama mengikuti tes akademik maupun penelusuran mental kepribadian.

Selain pengawasan internal, pelaksanaan seleksi juga melibatkan pengawas eksternal guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku. Polda Kaltim menegaskan bahwa seluruh tahapan penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan berdasarkan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Kabid Humas menambahkan, seleksi penerimaan Bintara Polri tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan akademik, tetapi juga aspek mental dan karakter calon anggota Polri di masa depan.

“Melalui tahapan seleksi ini, diharapkan akan lahir calon-calon anggota Polri yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Pelaksanaan CAT Akademik PMK tersebut mendapat perhatian serius dari panitia seleksi guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman, lancar, dan sesuai standar yang telah ditetapkan Mabes Polri. Para peserta juga tampak antusias mengikuti ujian sebagai bagian dari perjuangan mereka untuk menjadi anggota Polri.

Sumber: Humas Polda Kalimantan Timur

Tinggalkan Komentar