Rawat Ayam Petelur, Warga Binaan Lapas Banjarmasin Belajar Disiplin dan Tanggung

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Perawatan ayam petelur di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 2 Lapas Kelas IIA Banjarmasin tidak hanya berorientasi pada hasil produksi. Warga binaan yang terlibat juga dibekali keterampilan merawat kesehatan ternak dan menjaga kebersihan kandang.

Kegiatan pemeliharaan ayam petelur tersebut dilakukan secara rutin, Senin (21/9/2026).

Warga binaan memulai perawatan dengan memberikan pakan dan vitamin untuk memastikan kebutuhan ternak terpenuhi.
Selain pemberian pakan, perhatian juga diarahkan pada kondisi kandang. Kotoran ayam yang terkumpul ditangani dengan pemberian kapur untuk membantu mengurangi bau sekaligus menjaga kebersihan lingkungan peternakan.

Petugas Giatja Lapas Banjarmasin, Riyan Ramadhan mengatakan, seluruh tahapan tersebut menjadi bagian dari kegiatan pemeliharaan harian sekaligus pembelajaran bagi warga binaan.

“Perawatan dilakukan secara rutin, mulai dari pemberian pakan dan vitamin hingga menjaga kebersihan kandang. Kotoran ayam juga diberikan kapur untuk membantu mengurangi bau sehingga lingkungan kandang tetap terjaga,” ujar Riyan.

Kegiatan budidaya ayam petelur merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh pengalaman praktis di bidang peternakan.

Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya mengajarkan cara memelihara ternak, tetapi juga membentuk sikap disiplin dan bertanggung jawab.

“Budidaya ayam petelur menjadi salah satu kegiatan kemandirian yang memberikan pengalaman dan keterampilan kepada warga binaan. Perawatan yang dilakukan secara rutin juga mengajarkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam mengelola ternak,” ujar Akhmad Herriansyah.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

Melalui kegiatan tersebut, warga binaan tidak hanya belajar mengenai produksi telur, tetapi juga memahami bahwa pengelolaan peternakan membutuhkan perawatan rutin, perhatian terhadap kesehatan ternak, serta kebersihan lingkungan.

Pembinaan melalui budidaya ayam petelur di SAE 2 pun menjadi bagian dari upaya Lapas Banjarmasin memberikan pengalaman kerja nyata sekaligus menumbuhkan kemandirian warga binaan.

Tinggalkan Komentar