Respon Cepat Polri, Lansia Darurat Medis Berhasil Dievakuasi ke RS di Gunung Mas Bogor
Gerbangkaltim.com, Bogor – Aksi sigap kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Melalui Satgas Preventif Operasi Ketupat 2026, personel Polri dengan cepat mengevakuasi seorang pengendara lanjut usia yang mengalami kondisi darurat medis di kawasan Gunung Mas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (23/03/2026).
Peristiwa bermula saat empat personel Detasemen Perintis yang tengah bertugas mengatur lalu lintas bersama anggota Satlantas Polres Bogor menerima laporan dari warga. Informasi tersebut menyebutkan adanya seorang lansia yang tiba-tiba pingsan disertai muntah darah dan membutuhkan pertolongan medis segera.
Tanpa menunggu lama, petugas langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal sekaligus mengevakuasi korban. Dengan pengawalan ketat, lansia tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo guna mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.
Setibanya di rumah sakit, korban segera mendapatkan perawatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi lansia tersebut berhasil ditangani dengan baik dan kini dilaporkan telah membaik.
Langkah cepat ini menjadi bagian dari implementasi Operasi Ketupat 2026 yang tidak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik dan balik, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan dalam setiap tugas di lapangan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus solusi cepat dalam situasi darurat.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, menegaskan bahwa respons cepat personel merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam melayani masyarakat.
“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan. Setiap anggota harus memiliki kepekaan dan kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi dan sinergi antar satuan di lapangan menjadi faktor penting dalam memastikan penanganan berjalan efektif dan tepat waktu.
Polri pun mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan, khususnya di masa arus mudik dan balik Lebaran. Jika membutuhkan bantuan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui call center 110 yang aktif selama 24 jam.
Melalui aksi cepat tersebut, Polri kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik demi keselamatan masyarakat di jalan.
Sumber: Divisi Humas Polri
BACA JUGA
