RSUD Panglima Sebaya Punya Gedung Operasi Modern, 100 Pasien Katarak Gratis
PASER, Gerbangkaltim.com – RSUD Panglima Sebaya Kabupaten Paser kini memiliki Gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) dengan fasilitas ruang operasi modern. Kehadiran gedung baru ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan pasien yang membutuhkan tindakan operasi.
Peresmian gedung dilakukan oleh Bupati Paser yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Romif Erwinadi, di RSUD Panglima Sebaya, Tanah Grogot, Jumat (23/10/2026). Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga membuka bakti sosial operasi katarak gratis bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 RSUD Panglima Sebaya, dengan puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 23 Desember 2026.
- Sebanyak 100 pasien mendapat operasi katarak gratis
Bakti sosial operasi katarak ini dilaksanakan melalui kolaborasi manajemen RSUD Panglima Sebaya dengan Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Dalam sambutan Bupati Paser yang dibacakan Romif, pemerintah daerah mengapresiasi kolaborasi tersebut karena dinilai membantu masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi penderita katarak.
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang disampaikan dalam sambutan tersebut, prevalensi katarak di Kalimantan Timur mencapai 2 persen, lebih tinggi dibandingkan angka nasional sebesar 1,8 persen. Katarak mayoritas dialami masyarakat berusia di atas 50 tahun.
Melalui kegiatan ini, sekitar 100 pasien mendapatkan layanan operasi katarak gratis. Program tersebut juga diharapkan membantu mengurangi antrean pasien reguler BPJS Kesehatan yang sebelumnya dapat menunggu hingga satu tahun akibat keterbatasan kuota operasi bulanan.
- Gedung IBS dilengkapi ruang operasi modern
Gedung IBS yang diresmikan berada di lantai tiga RSUD Panglima Sebaya. Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanan bedah bagi masyarakat Kabupaten Paser.
Seluruh ruang operasi di gedung baru tersebut telah menerapkan sistem Modular Operating Theatre (MOT). Sistem ini menggunakan panel prefabrikasi yang dirancang untuk mendukung standar kebersihan dan sterilitas ruang operasi serta membantu menekan risiko infeksi setelah tindakan bedah.
Dengan fasilitas tersebut, RSUD Panglima Sebaya diharapkan mampu memberikan pelayanan operasi yang lebih optimal tanpa harus selalu merujuk pasien ke rumah sakit di luar daerah, seperti Balikpapan atau Samarinda.
- Pelayanan kesehatan harus tetap mengutamakan sisi kemanusiaan
Dalam sambutannya, Bupati Paser juga mengingatkan bahwa peningkatan fasilitas dan teknologi kesehatan harus diimbangi dengan pelayanan yang ramah dan humanis.
Tenaga medis dan seluruh petugas rumah sakit diharapkan tetap mengedepankan sikap empati kepada pasien. Senyum, salam, dan sapa menjadi bagian penting dalam memberikan rasa nyaman sekaligus mengurangi kecemasan masyarakat saat menjalani pengobatan.
Selain meningkatkan fasilitas fisik, RSUD Panglima Sebaya juga terus mengembangkan inovasi pelayanan, di antaranya Poli Eksekutif dan layanan kurir obat untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
RSUD Panglima Sebaya sebelumnya telah meraih akreditasi Paripurna serta penghargaan sebagai pemenang kategori RSUD Bintang 5 dalam ajang Top BUMD Awards 2026.
Melalui pengembangan fasilitas, inovasi pelayanan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, RSUD Panglima Sebaya diharapkan semakin mampu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Kabupaten Paser. (adv)
BACA JUGA
