BPSDM Kaltim Jalani Visitasi LAN, Optimistis Pertahankan Akreditasi A dan Raih Predikat Terbaik

BPSDM Kaltim
Tim asesor Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia melakukan visitasi dan verifikasi lapangan di BPSDM Kaltim dalam rangka penilaian akreditasi pelatihan kepemimpinan.

Gerbangkaltim.com, Samarinda — Upaya mempertahankan kualitas penyelenggaraan pelatihan aparatur sipil negara terus dilakukan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalimantan Timur. Terbaru, lembaga tersebut menjalani proses visitasi akreditasi dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II serta reakreditasi Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA).

Tim asesor yang berjumlah empat orang dipimpin oleh Isti Heriani, yang juga menjabat sebagai Direktur Pembelajaran Teknis dan Fungsional di LAN RI. Kunjungan lapangan yang berlangsung pada 27 April 2026 ini menjadi tahapan krusial dalam menentukan kelayakan akreditasi lembaga tersebut.

Dalam proses visitasi, BPSDM Kaltim dinilai berdasarkan sejumlah indikator penting, mulai dari rekam jejak penyelenggaraan pelatihan hingga kelengkapan sarana dan prasarana. Untuk akreditasi PKN Tingkat II, lembaga ini telah memenuhi syarat dengan menyelenggarakan dua angkatan, yakni Angkatan XXIV pada 2024 dan Angkatan XXVIII pada 2025.

Sementara itu, penilaian reakreditasi PKA mencakup evaluasi pelaksanaan beberapa angkatan, antara lain Angkatan VII tahun 2023, Angkatan X tahun 2024, serta Angkatan XII tahun 2025. Asesor juga melakukan verifikasi langsung terhadap fasilitas penunjang seperti ruang kelas, asrama peserta, hingga layanan konsumsi.

Sekretaris BPSDM Kaltim, Rina Kusharyanti, menyampaikan harapannya agar lembaga yang dipimpinnya mampu mempertahankan akreditasi A untuk program PKA. Ia juga optimistis program PKN Tingkat II dapat meraih hasil terbaik dalam proses akreditasi kali ini.

Selain verifikasi dokumen, tim asesor juga melakukan wawancara mendalam dengan berbagai pihak, termasuk alumni pelatihan, widyaiswara, serta panitia penyelenggara. Langkah ini bertujuan untuk menggali kualitas pengajaran, efektivitas metode pelatihan, hingga kepuasan peserta terhadap layanan yang diberikan.

Koordinator Widyaiswara BPSDM Kaltim, Jauhar Efendi, mengapresiasi metode penilaian yang dilakukan oleh tim asesor. Menurutnya, pendekatan tersebut memberikan ruang klarifikasi yang komprehensif sehingga menghasilkan penilaian yang objektif dan transparan.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti seluruh catatan hasil visitasi. Sesuai arahan tim asesor, BPSDM Kaltim diberi waktu tiga hari kerja untuk melengkapi dokumen pendukung yang diperlukan.

“Proses ini menjadi momentum penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan. Kami optimistis dapat mempertahankan akreditasi A untuk PKA sekaligus meraih hasil terbaik untuk PKN Tingkat II,” ujarnya.

Dengan komitmen peningkatan kualitas yang berkelanjutan, BPSDM Kaltim berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak aparatur yang kompeten dan profesional, sekaligus mendukung reformasi birokrasi di Indonesia.

Sumber: BPSDM Kalimantan Timur

Tinggalkan Komentar