Brimob Polda Kaltim Perketat Pengamanan Ibadah Minggu di Sejumlah Gereja Samarinda

Brimob Samarinda
Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim melaksanakan pengamanan ibadah Minggu di sejumlah gereja di Kota Samarinda guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh jemaat.

Gerbangkaltim.com, Samarinda – Untuk memastikan pelaksanaan ibadah Minggu berjalan aman dan kondusif, personel Satbrimob Polda Kalimantan Timur dari Batalyon B Pelopor melakukan pengamanan intensif di sejumlah gereja di wilayah Samarinda, Minggu pagi (10/5/2026).

Kegiatan pengamanan dipimpin Aipda Demi Alemoka dengan menyasar beberapa titik rumah ibadah yang menjadi pusat kegiatan jemaat, di antaranya Gereja Toraja Jemaat Moria di Jalan Pattimura, GPSI Jemaat Filadelfia di kawasan Rapak Dalam, serta GPIB Samarinda Seberang.

Kehadiran personel Brimob di lokasi ibadah bertujuan memberikan rasa aman kepada jemaat yang melaksanakan kegiatan keagamaan. Setiap gereja tercatat dihadiri sekitar 150 jemaat yang mengikuti ibadah dengan tertib dan khusyuk.

Selain melakukan penjagaan di area rumah ibadah, personel juga memantau situasi lingkungan sekitar gereja guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengamanan dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas.

Dansat Brimob Polda Kaltim, Andy Rifai, menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari tugas rutin kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat toleransi antarumat beragama di Kalimantan Timur.

Menurutnya, kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat menjadi bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan masyarakat menjalankan ibadah tanpa rasa takut maupun khawatir.

“Kami memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan lancar. Pengamanan dilakukan secara humanis agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman serta merasa terlindungi,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, Nugroho Widihyanto, menjelaskan bahwa pembagian tugas personel di setiap lokasi telah diatur secara terstruktur untuk memastikan pengamanan berjalan optimal.

Selain fokus pada keamanan fisik bangunan gereja, personel juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas di sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.

Menurut AKP Nugroho, hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dilaksanakan, situasi di semua lokasi pengamanan terpantau aman, tertib, dan terkendali.

Ia menambahkan bahwa patroli dan pengamanan di tempat ibadah akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Samarinda dan sekitarnya.

Dengan adanya pengamanan tersebut, Satbrimob Polda Kaltim berharap masyarakat dapat menjalankan kegiatan ibadah dengan penuh rasa aman sekaligus memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kalimantan Timur.

Sumber: Satbrimob Polda Kalimantan Timur

Tinggalkan Komentar