Brimob Polda Kaltim Siaga Jelang Aksi di Samarinda, Teknologi Anti-Drone Disiapkan untuk Pengamanan
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur meningkatkan kesiapsiagaan menjelang aksi unjuk rasa yang direncanakan berlangsung di Samarinda. Pengamanan difokuskan di dua titik strategis, yakni kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Kalimantan Timur, dengan pengerahan personel dalam jumlah besar serta dukungan teknologi modern.
Sebagai langkah awal, sejumlah pasukan telah diberangkatkan dari Balikpapan menuju Samarinda untuk memperkuat pengamanan. Total kekuatan yang disiagakan meliputi beberapa satuan setingkat kompi (SSK) Pengendalian Huru Hara (PHH), tim evakuasi, serta unit khusus drone dan anti-drone yang dilengkapi kendaraan taktis.
Aksi yang akan digelar oleh Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim ini diperkirakan mengusung isu strategis terkait tuntutan pemberantasan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta desakan audit terhadap pemerintah daerah. Aparat keamanan pun memastikan bahwa pengamanan dilakukan secara profesional guna menjamin kebebasan berpendapat tetap berjalan sesuai aturan.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Andy Rifai, menegaskan bahwa seluruh personel telah mendapatkan arahan untuk mengedepankan pendekatan humanis di lapangan. Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya ketegasan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman. Personel diinstruksikan bertindak sesuai standar operasional prosedur, dengan tetap mengedepankan sikap persuasif,” ujarnya.
Selain penguatan di sektor darat, aspek pengawasan udara menjadi perhatian khusus. Kabagops Satbrimob Polda Kaltim, Nugroho Widihyanto, menyebut bahwa penggunaan teknologi drone dan anti-drone akan dimaksimalkan guna memantau situasi dari udara.
Menurutnya, langkah ini penting untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat muncul dari penggunaan perangkat udara tanpa izin yang berpotensi memicu kericuhan.
“Kami ingin memastikan seluruh area, termasuk ruang udara, dalam kondisi aman dan terkendali. Tim drone dan anti-drone akan melakukan pemantauan secara intensif selama aksi berlangsung,” jelasnya.
Pengamanan terpadu ini diharapkan mampu menciptakan situasi kondusif selama aksi berlangsung, baik bagi peserta demonstrasi maupun masyarakat umum. Aparat juga mengimbau seluruh pihak untuk menjaga ketertiban serta menghormati aturan hukum yang berlaku.
Dengan kombinasi kekuatan personel dan pemanfaatan teknologi, Brimob Polda Kaltim berupaya memastikan bahwa penyampaian aspirasi publik dapat berjalan damai tanpa mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Samarinda.
Sumber: Satbrimob Polda Kaltim
BACA JUGA
