Ditpolairud Polda Kaltim Bersihkan Pantai Segara dari Ratusan Kilo Sampah
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Deburan ombak di Pantai Segara Balikpapan, Jumat pagi (29/5/2026), menjadi saksi aksi kepedulian lingkungan yang dilakukan jajaran Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur bersama para relawan.
Dengan membawa kantong sampah dan alat kebersihan, puluhan personel menyusuri garis pantai sambil memungut sampah yang berserakan di kawasan pesisir. Aksi tersebut digelar dalam program “Jum’at Bersih Pantai/Pesisir” sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pantai.
Kegiatan bersih-bersih itu melibatkan 35 personel Ditpolairud Polda Kaltim bersama 5 Relawan Garuda dan 5 Relawan ORARI. Seluruh peserta bergotong royong membersihkan sampah yang mencemari area pesisir Pantai Segara.
Suasana kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Beberapa personel tampak menyisir bibir pantai, sementara lainnya mengumpulkan sampah ke dalam karung sebelum diangkut ke titik penampungan.
Dari hasil aksi tersebut, petugas berhasil mengumpulkan sekitar 150 kilogram sampah anorganik dan 115 kilogram sampah organik yang ditemukan di sepanjang kawasan pantai.
Direktur Polairud Polda Kaltim Kombes Pol Restika Pardemean Nainggolan, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan pesisir dan perairan.
Menurutnya, menjaga kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan Jum’at Bersih ini menjadi ajakan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan pantai dan lingkungan pesisir demi menciptakan kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman,” ujar Restika.
Ia menambahkan, sampah yang menumpuk di kawasan pesisir tidak hanya mengganggu keindahan pantai, tetapi juga dapat merusak ekosistem laut dan mengancam kehidupan biota perairan.
Karena itu, Ditpolairud Polda Kaltim berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak komunitas dan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian bersama relawan juga mendapat apresiasi dari warga sekitar dan pengunjung pantai yang ikut menyaksikan aksi bersih-bersih tersebut.
Pantai bukan hanya ruang wisata, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat pesisir yang harus dijaga bersama. Dari langkah sederhana memungut sampah, tumbuh pesan penting bahwa menjaga alam berarti menjaga masa depan yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Sumber: Humas Polda Kaltim
BACA JUGA
