Gerindra Samarinda Resmi Usung Helmi Abdullah untuk 2029

Helmi Abdullah
Ketua DPC Gerindra Samarinda Helmi Abdullah menerima dukungan penuh dari jajaran pengurus partai untuk maju sebagai calon Wali Kota Samarinda pada Pilkada 2029.

 

Gerbangkaltim.com, Samarinda – Peta politik menuju Pemilihan Wali Kota Samarinda 2029 mulai menunjukkan arah. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Samarinda secara resmi menyatakan dukungan kepada Helmi Abdullah untuk maju sebagai calon Wali Kota Samarinda pada kontestasi politik lima tahun mendatang.

Keputusan tersebut lahir dari forum konsolidasi internal partai yang melibatkan seluruh struktur organisasi, mulai dari tingkat DPC, Pimpinan Anak Cabang (PAC), pengurus kelurahan hingga anak ranting di seluruh Kota Samarinda.

Sekretaris DPC Gerindra Samarinda, Mujianto, menyampaikan bahwa dukungan terhadap Helmi Abdullah merupakan hasil kesepakatan bersama yang dicapai secara bulat oleh seluruh jajaran partai. Menurutnya, kader Gerindra di Samarinda menilai Helmi sebagai figur yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak yang kuat untuk memimpin Kota Tepian di masa mendatang.

Dalam forum tersebut, seluruh pengurus partai menyatukan pandangan untuk mendorong Helmi Abdullah masuk dalam bursa calon pemimpin Samarinda pada Pilkada 2029.

“Kami sepakat mengusung H. Helmi Abdullah sebagai calon Wali Kota Samarinda pada periode mendatang. Dukungan ini merupakan hasil kesepakatan seluruh struktur partai,” ujar Mujianto.

Gerindra menilai Helmi Abdullah memiliki modal politik yang cukup kuat. Selain dikenal sebagai kader senior partai, ia juga memiliki pengalaman panjang di dunia legislatif. Helmi tercatat telah beberapa kali dipercaya masyarakat untuk duduk sebagai anggota DPRD Samarinda dan pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Samarinda.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya dianggap memahami kebutuhan masyarakat sekaligus dinamika pemerintahan daerah.

Menurut Mujianto, hasil survei internal partai juga menunjukkan tingkat penerimaan yang baik terhadap Helmi Abdullah di tengah masyarakat. Selain memiliki pengalaman politik yang panjang, Helmi juga dikenal aktif berinteraksi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan di Samarinda.

Tidak hanya mendapat dukungan dari tingkat kota, langkah politik Helmi Abdullah disebut telah memperoleh persetujuan dari struktur partai yang lebih tinggi. Gerindra Samarinda memastikan komunikasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Kalimantan Timur maupun Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra telah dilakukan.

“Alhamdulillah, beliau sudah meminta izin kepada pimpinan partai dan mendapatkan persetujuan untuk mempersiapkan diri menghadapi Pilkada mendatang,” kata Mujianto.

Meski demikian, Gerindra menyadari dinamika politik menuju Pilkada 2029 masih akan berkembang. Karena itu, partai berlambang kepala garuda tersebut membuka peluang membangun komunikasi dan kerja sama politik dengan partai-partai lain.

Menurut Gerindra, koalisi menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kekuatan politik yang solid untuk menghadapi kontestasi mendatang sekaligus memperkuat agenda pembangunan daerah.

Selain berbicara soal strategi politik, Gerindra Samarinda juga menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan pembangunan kota. Salah satu program yang mendapat perhatian khusus adalah Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) yang selama ini menjadi program unggulan Pemerintah Kota Samarinda.

Partai menilai program tersebut telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui pembangunan berbasis kebutuhan lingkungan dan pemberdayaan warga di tingkat kelurahan.

Karena itu, sejumlah kader dalam forum konsolidasi internal meminta agar program-program yang telah memberikan dampak positif dapat terus dilanjutkan pada periode pemerintahan berikutnya.

Dengan dukungan resmi dari seluruh struktur partai, Helmi Abdullah kini menjadi figur pertama yang secara terbuka mendapat mandat politik dari Gerindra Samarinda untuk menghadapi Pilkada 2029. Meski masih menyisakan waktu beberapa tahun sebelum pelaksanaan pemilihan, langkah ini dinilai sebagai bagian dari persiapan awal untuk membangun konsolidasi politik yang lebih kuat di Kota Samarinda.

Tinggalkan Komentar