Karhutla Way Kambas Padam, Personel Gabungan Masih Bersiap

karhutla
Personel gabungan melakukan pembasahan dan penyisiran di kawasan Taman Nasional Way Kambas setelah karhutla berhasil dipadamkan, Lampung Timur.

LAMPUNG TIMUR, Gerbangkaltim.com – Karhutla Way Kambas di Kabupaten Lampung Timur berhasil dipadamkan pada Sabtu (22/8/2026) malam. Sekitar 200 personel gabungan dikerahkan untuk mengatasi kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas menghadapi medan yang cukup sulit serta hembusan angin kencang yang berpotensi membuat api cepat menjalar. Namun, koordinasi antara Polri dan berbagai unsur terkait membuat titik api dapat dikendalikan sekitar pukul 19.30 WIB.

Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf mengatakan keberhasilan pemadaman tidak terlepas dari respons cepat dan kerja sama personel yang berada di lapangan.

“Alhamdulillah, kebakaran di kawasan Way Kambas sudah berhasil dikendalikan dan titik api telah dipadamkan. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh personel dan unsur yang sejak awal bersinergi melakukan penanganan di lapangan,” ujar Helfi, Minggu (23/8/2026).

Meski api telah padam, operasi belum sepenuhnya dihentikan. Personel gabungan tetap berada di kawasan terdampak untuk melakukan pembasahan atau pendinginan terhadap area yang sebelumnya terbakar.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api yang masih tersimpan di balik semak, rerumputan, maupun material kering. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena bara yang tidak terdeteksi dapat kembali memicu kebakaran ketika tertiup angin.

“Fokus kami sekarang adalah memastikan kondisi benar-benar aman. Karena itu, setelah pemadaman, personel tetap melakukan pembasahan, penyisiran, dan pemantauan untuk mencegah munculnya kembali titik api,” kata Helfi.

Personel Lakukan Penyisiran dan Patroli

Selain pembasahan, petugas melakukan penyisiran di sekitar lokasi kebakaran. Patroli dan pemantauan juga terus dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan munculnya titik api baru.

Upaya tersebut menjadi bagian penting dari tahap pascapemadaman, terutama untuk memastikan api tidak kembali meluas ke area lain di kawasan TN Way Kambas.

Polri bersama unsur terkait juga terus memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Lampung. Respons cepat dinilai penting mengingat kebakaran lahan dapat berkembang dalam waktu singkat ketika kondisi vegetasi kering dan angin cukup kuat.

Kapolda Lampung menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, bukan hanya mengandalkan satu institusi.

“Penanganan karhutla membutuhkan respons yang cepat dan kerja sama dari semua pihak. Sinergi ini akan terus kita perkuat, baik dalam penanganan di lapangan maupun langkah-langkah pencegahan agar potensi kebakaran dapat segera diantisipasi,” ujarnya.

Hingga Minggu (23/8/2026), sekitar 200 personel gabungan masih bersiaga di kawasan TN Way Kambas. Mereka melanjutkan pembasahan, penyisiran, patroli, dan pemantauan untuk memastikan kondisi kawasan benar-benar aman dan terkendali.

Pemadaman api menjadi langkah awal. Tahap berikutnya adalah memastikan tidak ada bara yang tersisa dan tidak muncul titik api baru, sehingga kawasan konservasi TN Way Kambas dapat terhindar dari ancaman kebakaran susulan.

Sumber: Polda Lampung.

Tinggalkan Komentar