Lewat “Warung Ojol Kamtibmas”, Polda Kaltim Tampung Aspirasi Driver Ojek Online di Balikpapan
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Upaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat terus dilakukan jajaran kepolisian. Kali ini, Polda Kalimantan Timur melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan bertajuk “Warung Ojol Kamtibmas” di sejumlah titik di Kota Balikpapan, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai dengan konsep ngopi bareng ini berlangsung di tiga lokasi, yakni warung kopi di kawasan Jalan MT Haryono, Jalan Letkol Pol H.M. Asnawi Arbain, serta Jalan Gajah Mada. Melalui pendekatan humanis tersebut, aparat kepolisian berupaya membangun dialog langsung dengan para pengemudi ojek online sekaligus menyerap aspirasi mereka terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sejumlah personel Ditbinmas diterjunkan dalam kegiatan ini dan dibagi ke beberapa kelompok untuk menjangkau lokasi berbeda. Interaksi yang terjalin berlangsung terbuka dan komunikatif, di mana para driver ojek online menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.
Dalam forum tersebut, para pengemudi mengungkapkan kekhawatiran terkait kondisi sosial ekonomi, termasuk mulai terbatasnya ketersediaan bahan pokok seperti beras dan gula. Selain itu, mereka juga menyoroti meningkatnya potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian, yang diduga dipicu oleh faktor ekonomi dan bertambahnya jumlah pendatang.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, personel Ditbinmas memberikan edukasi serta imbauan kamtibmas kepada para peserta. Mereka mengajak para driver untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan lingkungan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Program “Warung Ojol Kamtibmas” ini menjadi salah satu strategi preventif Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya di kawasan perkotaan dengan mobilitas tinggi seperti Balikpapan. Selain itu, kegiatan ini juga dinilai efektif dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta sinergi dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Dengan adanya forum komunikasi langsung seperti ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat terserap secara optimal, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian dalam merumuskan langkah-langkah pengamanan yang lebih tepat sasaran.
Sumber: Polda Kaltim
BACA JUGA
