Mayat Pria Ditemukan di Mekar Sari Balikpapan, Brimob Lakukan Evakuasi
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Warga Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di sebuah rumah di kawasan Jalan Martadinata, Jumat (17/4/2026) sore. Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar dan aparat keamanan yang langsung bergerak cepat ke lokasi.
Informasi yang dihimpun, jasad pria tersebut pertama kali ditemukan di dalam rumah bernomor 48 RT 26. Tim gabungan yang terdiri dari Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur, Polresta Balikpapan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan segera melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas langsung melakukan pengamanan area untuk menghindari kerumunan warga sekaligus menjaga keaslian lokasi. Tim Inafis Polresta Balikpapan kemudian melakukan olah TKP guna mengidentifikasi penyebab kematian korban.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, melalui Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Iwan Pamuji, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Ia mengungkapkan bahwa korban diketahui bernama Daniel Irianto Syahrir (64).
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya di wilayah Mekar Sari,” ujar Iwan dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan pengamanan, tim langsung mengevakuasi jenazah ke lokasi yang lebih aman untuk proses lanjutan. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit oleh pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan medis guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Proses Evakuasi Berjalan Lancar
Evakuasi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat gabungan. Petugas memastikan seluruh prosedur dilakukan sesuai standar, termasuk penggunaan perlengkapan keamanan dan koordinasi lintas instansi.
Kehadiran aparat di lokasi juga mendapat perhatian warga sekitar yang sempat berkerumun. Namun, situasi tetap terkendali berkat pengamanan yang dilakukan petugas.
Polisi Dalami Penyebab Kematian
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab meninggalnya korban. Proses identifikasi serta pemeriksaan medis di rumah sakit menjadi langkah awal untuk mengungkap kronologi kejadian.
Polresta Balikpapan mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum hasil resmi penyelidikan keluar.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan lingkungan serta komunikasi antarwarga dalam mendeteksi kondisi darurat di sekitar tempat tinggal.
Sumber: Humas Satbrimob Polda Kaltim
BACA JUGA
