Mayat Pria Ditemukan di Sepinggan, Polisi Selidiki Penyebabnya
BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Proses evakuasi menjadi perhatian warga setelah seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di kawasan Sepinggan Gang Malpinas, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kamis (6/8/2026) siang.
Penemuan mayat seorang pria di kawasan Sepinggan, Kota Balikpapan, mendapat penanganan cepat dari personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim. Petugas mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus membantu proses evakuasi jenazah.
Piket Respon Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WITA setelah menerima laporan masyarakat mengenai adanya penemuan mayat di Sepinggan Gang Malpinas. Lokasi kejadian berada di sekitar kantor BMKG Balikpapan.
Setibanya di lokasi, personel Brimob langsung melakukan pengamanan dan sterilisasi area untuk memastikan proses penanganan berjalan aman serta tidak terganggu aktivitas warga.
Penanganan TKP dilakukan secara bersama-sama dengan Tim Inafis Polresta Balikpapan dan BPBD. Petugas melakukan pendataan awal serta mendukung proses pemeriksaan di lokasi sebelum jenazah dievakuasi.
Dari pendataan awal, petugas menemukan sebuah Surat Izin Mengemudi (SIM) yang memuat identitas seorang laki-laki berinisial A.A. Dalam dokumen tersebut tercantum tempat dan tanggal lahir di Sinjai, 14 Juli 1970, dengan alamat di wilayah Manggar, Kota Balikpapan.
Pria tersebut disebut bekerja sebagai karyawan swasta. Meski demikian, identitas korban belum dapat dipastikan hanya berdasarkan dokumen yang ditemukan di lokasi. Kepastian identitas masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Ronny Suseno melalui Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji mengatakan, personel merespons laporan masyarakat dengan cepat dan langsung melakukan pengamanan di lokasi.
“Kami dari Satbrimob Polda Kaltim melalui Batalyon A Pelopor merespons cepat laporan masyarakat terkait penemuan mayat di Sepinggan. Personel sudah berada di lokasi pukul 14.30 WITA, melakukan pengamanan TKP dan membantu instansi terkait,” ujarnya.
Ia mengatakan situasi di sekitar lokasi berlangsung aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna mencegah munculnya kesimpulan yang keliru terkait identitas maupun penyebab kematian korban.
Setelah proses penanganan di lokasi selesai, jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Jenazah akan menjalani pemeriksaan medis, termasuk visum dan proses identifikasi untuk memastikan identitas serta membantu penyelidikan mengenai penyebab kematian.
Hingga saat ini, penyebab meninggalnya korban masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Polisi masih mengumpulkan informasi dan melakukan pemeriksaan yang diperlukan untuk mengetahui kronologi kejadian secara lebih jelas.
Satbrimob Polda Kaltim menegaskan kesiapsiagaannya melalui Piket Respon Bencana yang beroperasi selama 24 jam. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan respons cepat terhadap berbagai laporan masyarakat yang membutuhkan penanganan kepolisian maupun dukungan dalam situasi darurat.
Sumber: Humas Satbrimob Polda Kalimantan Timur.
BACA JUGA
