MPR RI Apresiasi Progres IKN, Ahmad Muzani Sebut “Megah, Mewah, Membanggakan”

pembangunan IKN terbaru
Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama rombongan meninjau langsung progres pembangunan Ibu Kota Nusantara yang dinilai semakin megah dan siap menjadi pusat pemerintahan baru Indonesia.

Gerbangkaltim.com, Kalimantan Timur – Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI memberikan apresiasi atas percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan dalam dua tahun terakhir. Penilaian tersebut disampaikan usai kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke sejumlah titik strategis di kawasan IKN, Senin (20/04/2026).

Rombongan MPR RI yang dipimpin Ketua MPR, Ahmad Muzani, tiba melalui Bandar Udara Internasional Nusantara sebelum melanjutkan agenda peninjauan ke berbagai proyek pembangunan utama, termasuk kawasan legislatif yang akan menjadi pusat aktivitas parlemen di masa mendatang.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menerima paparan langsung dari Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, terkait perkembangan pembangunan yang telah berjalan sejak tahap awal hingga saat ini. Muzani menyebut progres pembangunan menunjukkan lompatan yang signifikan dibandingkan kunjungan sebelumnya pada 2024.

Sejumlah infrastruktur yang menjadi sorotan antara lain pembangunan tempat ibadah, kantor otorita, Istana Wakil Presiden, hingga fasilitas bandara yang kini telah beroperasi. Infrastruktur tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

“Perkembangannya sangat pesat. Apa yang kami lihat hari ini menunjukkan bahwa IKN telah bergerak maju dengan perencanaan yang matang,” ujar Muzani.

Ia juga menyoroti bahwa pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif telah memasuki tahap lanjutan setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto. Hal ini, menurutnya, semakin memperkuat kepastian IKN sebagai pusat pemerintahan yang lengkap, mencakup fungsi eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Muzani optimistis target pemanfaatan IKN sebagai ibu kota negara pada 2028 dapat tercapai. Ia menilai proses pemindahan dilakukan secara bertahap dan terencana, baik dari sisi pembangunan fisik maupun kesiapan sumber daya manusia.

“Prosesnya berjalan bertahap, namun pasti. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ibu kota baru,” katanya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan rencana pembangunan fasilitas penunjang bagi anggota MPR, termasuk hunian berupa apartemen dan rumah tapak. Desain kawasan legislatif dan yudikatif yang telah disetujui dinilai mencerminkan karakter arsitektur ketatanegaraan Indonesia yang modern dan representatif.

Secara keseluruhan, Muzani memberikan penilaian singkat namun tegas terhadap pembangunan IKN. “Satu kata: megah, mewah, membanggakan,” ujarnya.

Kunjungan ini turut dihadiri sejumlah pimpinan dan anggota MPR RI, DPD RI, serta pejabat pemerintah daerah Kalimantan Timur. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi antar lembaga negara dalam mendukung percepatan pembangunan IKN sebagai simbol masa depan Indonesia.

Tinggalkan Komentar