Pengamanan Ibadah Minggu di Balikpapan Diperketat, Brimob Turun Langsung ke Gereja
Gerbangkaltim.com, Balikpapan — Aparat kepolisian dari Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur meningkatkan pengamanan di sejumlah gereja di Kota Balikpapan guna memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Minggu dengan aman dan khidmat, Minggu (12/4/2026).
Pengamanan dilakukan oleh personel Batalyon A Pelopor yang disiagakan di beberapa titik rumah ibadah, di antaranya Gereja HKBP, Gereja Bukit Sion, dan Gereja Mawar Saron. Kehadiran aparat bersenjata lengkap ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Sejak pagi hari, personel Brimob terlihat melakukan patroli rutin di sekitar area gereja, termasuk pemeriksaan lingkungan dan pemantauan aktivitas jemaat yang datang beribadah. Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan pengurus gereja guna memastikan sistem keamanan internal berjalan optimal.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, melalui Komandan Batalyon A Pelopor Iwan Pamuji, menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di tempat ibadah.
“Pengamanan ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi tetap kondusif. Kami ingin masyarakat, khususnya umat Kristiani, dapat beribadah dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Iwan.
Tidak hanya melakukan pengamanan fisik, personel Brimob juga memberikan imbauan langsung kepada jemaat dan pengurus gereja. Mereka diingatkan untuk tetap waspada terhadap barang bawaan serta melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Pendekatan humanis juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Personel Brimob tampak berdialog dengan warga, membangun komunikasi yang lebih erat guna menciptakan sinergi dalam menjaga keamanan bersama.
Menurut Iwan, kehadiran aparat di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Pengamanan ini bukan sekadar tugas, tetapi bentuk pelayanan kami kepada masyarakat agar semua dapat menjalankan aktivitas keagamaan tanpa rasa khawatir,” tambahnya.
Dengan pengamanan yang diperketat, situasi di sejumlah gereja di Balikpapan terpantau aman dan kondusif hingga ibadah selesai. Tidak ditemukan adanya gangguan berarti selama kegiatan berlangsung.
Upaya ini diharapkan dapat terus memperkuat rasa aman di tengah masyarakat serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Balikpapan.
Sumber: Humas Polda Kaltim
BACA JUGA
