Pengamanan Migas Kaltim Diperkuat, Polda dan SKK Migas Susun Kerja Sama Strategis
Gerbangkaltim.com, Yogyakarta — Upaya memperkuat pengamanan objek vital nasional di sektor energi terus dilakukan. Polda Kalimantan Timur bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Wilkalsul) menggelar rapat strategis guna membahas Perjanjian Kerja Sama (PKS), Jumat (10/04/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Wanasekar Resource, Yogyakarta ini menjadi langkah awal dalam menyusun sistem pengamanan yang lebih terintegrasi di wilayah industri hulu migas, khususnya di Kalimantan Timur yang memiliki peran penting dalam sektor energi nasional.
Rapat tersebut dihadiri Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Kaltim, Kombes Pol Didik Mulyanto, bersama jajaran SKK Migas pusat, serta perwakilan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) seperti PHI, PHKT, PHM, PHSS, ENI, hingga PEP Sanga-Sanga dan Zona 9.
Pembahasan ini difokuskan pada penyusunan kerangka kerja sama yang nantinya akan menjadi dasar dalam pelaksanaan Perjanjian Kerja Teknis (PKT) antara Polda Kaltim dan para pelaku industri migas.
Dirpamobvit Polda Kaltim, Kombes Pol Didik Mulyanto, menegaskan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan sektor industri menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan objek vital nasional.
“Kolaborasi yang solid sangat diperlukan untuk memastikan keamanan di wilayah operasional migas tetap terjaga. Ini penting tidak hanya bagi industri, tetapi juga bagi stabilitas ekonomi nasional,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan objek vital nasional seperti industri hulu migas memiliki risiko tinggi yang membutuhkan pengamanan profesional dan terstruktur. Oleh karena itu, kesepahaman antara semua pihak menjadi fondasi utama dalam menciptakan sistem pengamanan yang efektif.
Selain membahas aspek teknis pengamanan, rapat ini juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi terkait koordinasi lapangan, respons terhadap potensi gangguan keamanan, hingga dukungan operasional yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak.
Keterlibatan berbagai perusahaan migas dalam forum ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan operasional industri yang menjadi tulang punggung energi nasional.
Dengan adanya rencana kerja sama ini, diharapkan pengamanan objek vital nasional di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih optimal, adaptif, dan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di tengah aktivitas industri strategis.
Ke depan, sinergitas antara Polda Kaltim dan SKK Migas diharapkan mampu memperkuat sistem pengamanan terpadu, sekaligus memberikan kepastian keamanan bagi investasi dan operasional sektor energi di Indonesia.
Sumber: Polda Kaltim
BACA JUGA
