Polresta Balikpapan Kawal Aksi Warga dengan Pendekatan Humanis, Situasi Tetap Aman dan Tertib

Polresta Balikpapan
Personel Polresta Balikpapan mengawal aksi penyampaian pendapat masyarakat dengan pendekatan humanis di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat, memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal aksi penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan oleh Aliansi Balikpapan Bersuara, Selasa (31/3/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan kondusif sekaligus menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi tetap terlindungi.

Kapolresta Balikpapan, Jerrold HY Kumontoy, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut telah melalui prosedur pemberitahuan resmi kepada pihak kepolisian, sehingga pengamanan dapat dipersiapkan secara matang dan terukur. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebanyak 116 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi yang dipusatkan di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat. Pengamanan dilakukan secara terbuka oleh satuan Samapta, didukung oleh kehadiran tim negosiator, termasuk personel polisi wanita (Polwan) yang berperan aktif dalam membangun komunikasi persuasif dengan peserta aksi.

Menurut Kapolresta, pendekatan dialogis menjadi strategi utama guna mencegah potensi konflik serta menjaga suasana tetap kondusif selama kegiatan berlangsung. “Kami mengedepankan komunikasi yang baik dengan massa aksi agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan,” ujarnya.

Selain pengamanan terbuka, Polresta Balikpapan juga menyiapkan personel intelijen dan reserse kriminal secara tertutup untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pelanggaran hukum. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif guna memastikan seluruh rangkaian aksi tetap berada dalam koridor hukum.

Kehadiran aparat kepolisian di lokasi tidak hanya berfungsi sebagai pengaman, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat. Polri memastikan setiap warga memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi tanpa adanya gangguan ataupun intimidasi.

Seluruh rangkaian aksi berlangsung dengan tertib dan damai. Setelah kegiatan selesai, personel yang terlibat langsung melaksanakan konsolidasi sebelum kembali menjalankan tugas masing-masing.

Pendekatan humanis yang diterapkan Polresta Balikpapan ini diharapkan dapat terus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, sekaligus menciptakan suasana demokrasi yang sehat dan berkeadaban.


Sumber: Polresta Balikpapan

Tinggalkan Komentar