Rikkes Akpol 2026 Diawasi Ketat, Polda Kaltim Jaga Integritas
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Komitmen mewujudkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih dan berintegritas terus diperkuat Polda Kalimantan Timur. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara transparan dan akuntabel melalui pengawasan ketat pada Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026.
Pelaksanaan Rikkes Tahap II berlangsung di Klinik Tirta Medical Center Balikpapan pada Jumat (5/6/2026) dengan pengawasan langsung dari Tim Pengawas Itwasda Polda Kaltim. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian seleksi penerimaan terpadu anggota Polri untuk menjaring calon perwira yang memiliki kondisi kesehatan prima dan memenuhi standar institusi.
Pengawasan dilakukan guna memastikan setiap tahapan pemeriksaan berjalan sesuai prosedur serta bebas dari praktik yang dapat mencederai prinsip objektivitas dan keadilan dalam proses seleksi.
Kegiatan berada di bawah tanggung jawab Karo SDM Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Irvan Prawira Satyaputra selaku Ketua Pelaksana Seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabiddokkes Polda Kaltim sebagai Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan, jajaran Ro SDM Polda Kaltim, pengawas internal, serta tim pelaksana seleksi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi dan pengecekan administrasi serta perlengkapan peserta. Selanjutnya dilakukan proses coding peserta yang bertujuan menjaga objektivitas pemeriksaan kesehatan sehingga seluruh peserta mendapatkan perlakuan yang sama tanpa adanya intervensi.
Sebelum pemeriksaan dimulai, peserta menerima arahan terkait mekanisme dan tahapan pemeriksaan yang harus dijalani. Tahap pemeriksaan meliputi pengambilan sampel darah, pemeriksaan radiologi atau rontgen, serta pengambilan sampel urine untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta secara menyeluruh.
Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan krusial dalam seleksi Akpol karena bertujuan memastikan calon anggota Polri memiliki kondisi fisik yang memadai untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum di masa mendatang.
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara profesional dengan pengawasan berlapis.
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan bukan hanya untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur, tetapi juga sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaring calon anggota terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dan kesehatan yang memenuhi standar.
“Setiap tahapan seleksi diawasi secara ketat untuk menjamin proses berjalan objektif, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Polri berkomitmen menghadirkan proses rekrutmen yang kredibel guna menghasilkan insan Bhayangkara yang profesional dan Presisi,” ujarnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh proses Rikkes Tahap II berlangsung tertib, aman, dan lancar. Polda Kaltim memastikan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis terus diterapkan dalam setiap tahapan seleksi sehingga kepercayaan publik terhadap proses penerimaan anggota Polri dapat terus terjaga.
Melalui pengawasan yang konsisten dan sistem seleksi yang profesional, diharapkan lahir calon-calon perwira Polri yang siap mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan penuh integritas.
Sumber: Humas Polda Kalimantan Timur
BACA JUGA
