Sat Brimob Polda Kaltim Perketat Pengamanan dan Sterilisasi Gereja di Samarinda Saat Ibadah Minggu
Gerbangkaltim.com, Samarinda – Untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, personel Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kalimantan Timur melaksanakan pengamanan dan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Samarinda pada Minggu (24/05/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna memberikan rasa aman kepada umat Kristiani yang menjalankan ibadah Minggu.
Pengamanan dilakukan di beberapa rumah ibadah, di antaranya Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Loa Janan Ilir, GPSI Jemaat Filadelfia Samarinda Seberang, Gereja Toraja Jemaat Moria Samarinda Seberang, GPIB Jemaat Immanuel di Jalan Jenderal Sudirman, hingga Gereja Katedral Samarinda.
Sebelum pelaksanaan ibadah dimulai, personel Sat Brimob terlebih dahulu melakukan sterilisasi di area gereja serta lingkungan sekitar guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah titik strategis untuk memastikan lokasi ibadah aman bagi jemaat.
Selain sterilisasi, personel Brimob juga disiagakan di area pintu masuk dan sekitar gereja untuk membantu pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah. Kehadiran aparat keamanan tersebut disambut positif oleh jemaat karena dinilai memberikan rasa nyaman dan ketenangan selama pelaksanaan ibadah berlangsung.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus menjamin kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.
“Personel kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan aman dan tenang. Pengamanan ini juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Ops Sat Brimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pola pengamanan dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.
Menurutnya, seluruh personel telah ditempatkan sesuai ploting yang telah disusun guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah berjalan aman dan tertib.
“Kami terus berkoordinasi dengan pengurus gereja serta masyarakat sekitar agar seluruh aktivitas ibadah dapat berlangsung lancar dan kondusif,” katanya.
Hingga seluruh kegiatan ibadah selesai dilaksanakan, situasi di seluruh gereja yang mendapat pengamanan dilaporkan aman dan terkendali. Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat rasa aman sekaligus menjaga harmoni kehidupan beragama di Kota Samarinda.
Sumber: Humas Polda Kalimantan Timur
BACA JUGA
