Target 99 Persen Air Bersih 2027 Disorot DPRD, Kesiapan PDAM Balikpapan Dipertanyakan
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Target ambisius cakupan layanan air bersih hingga 99 persen pada 2027 yang dicanangkan Pemerintah Kota Balikpapan mendapat sorotan serius dari DPRD. Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, mempertanyakan kesiapan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) dalam merealisasikan target tersebut, terutama di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi.
Budiono mengungkapkan, saat ini cakupan sambungan rumah (SR) air bersih di Balikpapan baru mencapai sekitar 79 persen. Angka tersebut dinilai masih cukup jauh dari target yang telah ditetapkan dalam beberapa tahun ke depan.
Menurutnya, persoalan utama yang perlu segera dibenahi adalah keterbatasan sumber air baku. Hingga kini, pasokan air masih bergantung pada Waduk Manggar, Waduk Tritip, serta sumur dalam, yang dinilai belum cukup untuk mendukung ekspansi layanan secara besar-besaran.
“Kalau bahan baku air masih terbatas, bagaimana target 99 persen itu bisa tercapai? Ini yang harus dijawab secara konkret,” ujarnya usai mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Tak hanya itu, Budiono juga menyoroti kondisi jaringan distribusi yang dinilai sudah banyak mengalami kerusakan. Sejumlah pipa disebut telah mengalami korosi dan perlu segera diganti agar tidak mengganggu kualitas distribusi air ke masyarakat.
Selain aspek infrastruktur, DPRD juga menilai pembenahan internal perusahaan menjadi hal krusial. Budiono menegaskan, PTMB harus memperbaiki manajemen, termasuk dalam hal rekrutmen sumber daya manusia yang dinilai harus lebih transparan dan profesional.
Ia juga menyinggung adanya keluhan masyarakat terkait kualitas air yang belum optimal, seperti kondisi air yang keruh. Hal ini dinilai menjadi indikator bahwa pelayanan belum sepenuhnya memenuhi harapan publik.
“Jangan sampai fokus ekspansi, tapi kualitas layanan masih dikeluhkan. Ini harus jadi perhatian utama,” tegasnya.
DPRD juga menyoroti peran Dewan Pengawas yang dinilai belum maksimal dalam mengawal kinerja perusahaan daerah tersebut. Evaluasi menyeluruh dinilai perlu dilakukan agar target besar yang dicanangkan tidak hanya menjadi rencana di atas kertas.
Ke depan, Budiono menekankan pentingnya langkah strategis yang terukur, mulai dari penambahan sumber air baku, perbaikan jaringan distribusi, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau ingin mencapai 99 persen, harus dimulai dari pembenahan mendasar. Jangan terburu-buru tanpa kesiapan,” pungkasnya.
Sumber: DPRD Kota Balikpapan
BACA JUGA
