Kapolda Kaltim Soroti Integritas dan Etika dalam Kepemimpinan di Sespim Polri

Kapolda Kaltim
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro saat menjadi narasumber dalam Dialog Kebangsaan di Sespim Polri, Lembang, membahas pentingnya etika kepemimpinan dan integritas nasional.

Gerbangkaltim.com, Bandung Barat — Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, menegaskan pentingnya etika dan integritas dalam kepemimpinan saat menjadi narasumber dalam Dialog Kebangsaan di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri, Lembang, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026).

Dalam forum yang dihadiri para peserta didik Sespim Lemdiklat Polri tersebut, Irjen Endar mengangkat tema penguatan etika kepemimpinan sebagai fondasi utama dalam membangun sistem integritas nasional. Ia menilai, seorang pemimpin tidak hanya dituntut cakap secara teknis, tetapi juga harus memiliki moralitas yang kuat.

“Etika dan moral harus menjadi dasar dalam setiap keputusan, terutama bagi pemimpin di wilayah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta.

Menurutnya, Polri memiliki peran strategis dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, khususnya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi. Oleh karena itu, peningkatan kualitas kepemimpinan menjadi salah satu kunci dalam menjaga kepercayaan publik.

Irjen Endar juga menyoroti bahwa reformasi di tubuh Polri tidak hanya berfokus pada pembenahan struktur organisasi, tetapi juga menyasar perubahan budaya kerja. Ia menyebut, reformasi kultural menjadi tantangan terbesar karena berkaitan dengan pembentukan karakter, integritas, dan nilai-nilai etika yang tidak bisa dibangun secara instan.

“Perubahan budaya membutuhkan proses panjang, karena menyangkut kepribadian dan pola pikir individu,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa tugas Polri saat ini telah berkembang, tidak hanya sekadar menyelesaikan persoalan teknis di lapangan, tetapi juga menjaga persepsi publik dan stabilitas sosial melalui transparansi dan akuntabilitas.

Dalam paparannya, Kapolda Kaltim juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas di tengah tantangan indeks persepsi korupsi yang masih menjadi perhatian. Ia mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menghindari segala bentuk pelanggaran.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama. Tanpa integritas, institusi tidak akan kuat,” tegasnya.

Sebagai bekal kepemimpinan, Irjen Endar menekankan pentingnya menerapkan nilai-nilai trilogi kepemimpinan, yakni memberikan teladan di depan, membangun semangat di tengah, dan memberikan dorongan dari belakang.

Ia berharap para peserta didik Sespim Polri mampu menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya profesional, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Jadilah pemimpin yang konsisten antara ucapan dan tindakan, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.

Sumber: Humas Polda Kalimantan Timur

Tinggalkan Komentar