Arus Balik Lebaran 2026 Meningkat, Polri Terapkan One Way Nasional Mulai Pukul 14.00 WIB

arus balik
Polri mencatat lonjakan signifikan arus balik Lebaran 2026 pada hari ke-12 pelaksanaan Operasi Ketupat dan menerapkan sistem one way di Gerbang Tol Kalikangkung guna mengurai kepadatan kendaraan yang mengarah ke Jakarta.

Gerbangkaltim.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia melaporkan adanya peningkatan signifikan arus balik Lebaran 2026 pada hari ke-12 pelaksanaan Operasi Ketupat. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju ibu kota, Polri resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional mulai pukul 14.00 WIB, Selasa (24/03/2026).

Juru Bicara Operasi Ketupat 2026, Jansen Avitus Panjaitan, menyampaikan bahwa secara umum kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) masih terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol dalam periode pemantauan terakhir.

“Situasi kamtibmas secara umum aman dan terkendali,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Meski demikian, data kecelakaan lalu lintas masih menjadi perhatian. Tercatat sebanyak 198 kejadian kecelakaan, dengan korban meninggal dunia sebanyak 18 orang, luka berat 52 orang, serta luka ringan mencapai 468 orang. Kerugian materiil akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Selain itu, Polri juga mencatat 497 pelanggaran lalu lintas, yang terdiri dari 133 pelanggaran melalui sistem tilang elektronik (ETLE), 47 pelanggaran non-ETLE, serta 317 teguran kepada pengendara.

Di sisi lain, lonjakan volume kendaraan mulai terlihat jelas, khususnya kendaraan yang kembali menuju Jakarta. Tercatat sebanyak 225.293 kendaraan masuk ke ibu kota atau meningkat lebih dari 70 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, kendaraan yang keluar Jakarta mencapai 167.939 unit, meningkat sekitar 28 persen.

“Peningkatan ini menandakan arus balik sudah mulai terjadi secara masif, sehingga perlu dilakukan langkah antisipatif melalui rekayasa lalu lintas,” jelasnya.

Sebagai langkah strategis, sistem one way nasional diberlakukan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan secara efektif.

Tidak hanya pada jalur darat, pergerakan penumpang di sektor transportasi umum juga mengalami peningkatan. Data menunjukkan jumlah penumpang kapal penyeberangan mencapai 273 ribu orang, pengguna kereta api sekitar 1,5 juta orang, serta penumpang pesawat mencapai 189 ribu orang.

Polri mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang, memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA), serta tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh tidak prima. Selain itu, masyarakat juga disarankan memanfaatkan diskon tarif tol pada 26–27 Maret 2026 guna menghindari penumpukan kendaraan pada puncak arus balik.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Jika lelah, segera beristirahat dan manfaatkan fasilitas yang tersedia,” tegasnya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polri juga menyediakan layanan darurat melalui nomor 110 yang aktif selama 24 jam.

Dengan berbagai langkah tersebut, Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memastikan arus balik Lebaran 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar.


Sumber: Divisi Humas Polri

Tinggalkan Komentar